Pemain PSMP, Krisna Adi Darma dalam kondisi koma usai ditabrak truk di Yogyakarta. Kepalanya harus dioperasi karena pecah tempurung.

IM.com – Pemain PS Mojokerto Putera (PSMP), Krisna Adi Darma, terbaring koma di Rumah Sakit Umum Pusat Dr Sardjito Yogyakarta. Kondisi itu dialami Krisna setelah ditabrak truk ketika pulang dari kediaman kakaknya Johan Arga Pramudya di Yogyakarta dengan mengendarai sepeda motor, Minggu (24/12/2018) dini hari.

Akibat kecelakaan parah tersebut, Krisna sempat koma cukup lama sebelum akhirnya dioperasi.

“Sekitar 13 jam tidak sadar. Dia baru sadar sekitar pukul 3 sore tadi setelah hasil CT scan keluar. Batok kepalanya pecah, harus dioperasi secepatnya,” ujar kakak Krisna, Johan Arga.

Melihat kondisinya, Arga mengatakan sang adik kemungkinan tidak bisa berkomunikasi selama satu bulan ke depan .

Striker PSMP itu berkunjung ke rumah kakaknya untuk berkonsutasi seputar kasus pengaturan skor yang membuatnya dihukum Komdis PSSI tidak boleh bermain dalam semua ajang dan level kompetisi Liga Indonesia.

“Dia cerita soal kasus dugaan pengaturan skor dan sanksi dari PSSI. Dia sudah tahu soal hukumannya pada Kamis (20/12/2018),” ujar Johan Arga.

Arga menyesalkan sampai sekarang tidak ada satupun pihak PSMP, baik teman setim maupun offsial dan manajemen yang menjenguk adiknya. “Dari manajemen PSMP Mojokerto Putra, sampai saat ini belum ada yang menjenguk,” imbuhnya.

Selain Krisna, PS Mojokerto Putra juga mendapat sanksi dari Komdis PSSI. PSMP dihukum tak boleh berpartisipasi pada Liga 2 2019 karena terbukti melakukan pengaturan skor dalam empat pertandingan Liga 2 2018.

“Kami memiliki bukti-bukti yang kuat dari sejumlah pelanggaran match fixing yang dilakukan PS Mojokerto Putra. Demikian halnya dengan saudara Krisna Adi Darma,” kata Ketua Komdis PSSI, Asep Edwin, Sabtu (22/12/2018).

Yang paling mencolok, saat Krisna menjadi eksekutor penalti PSMP yang gagal menyarangkan bola, bahkan tendangannya melenceng jauh dari gawang Aceh United hingga ia melakukan sujud syukur usai kegagalan itu.

Akibat kegagalan penalti itu, Aceh United akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2. Sedangkan PSMP gagal lolos ke babak Semifinal Liga 2 sekaligus memberi jalan mulus bagi Semen Padang melaju ke babak 4 Besar hingga akhirnya sukses promosi ke Liga 1 musim depan. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here