
inilahmojokerto.com – Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Mojokerto siap menggelar Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII. Kegiatan yang menjadi ruang kolaborasi dan refleksi para guru ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 6 Juni 2026, pukul 09.00–13.00 WIB di Pendopo Pemerintah Kabupaten Mojokerto.
Tahun ini, TPN XIII mengusung tema besar “Cita-cita Kolektif: Kewargaan Desa Dunia”. Melalui tema ini, para guru dan pegiat pendidikan diajak membangun perubahan nyata lewat semangat belajar, berbagi, dan berkolaborasi demi menghadapi tantangan global. [1]
Ketua Panitia TPN XIII Mojokerto, Pamiluwati, menjelaskan bahwa agenda ini dirancang sebagai wadah orisinal untuk saling menginspirasi. Rangkaian acaranya meliputi nonton bareng Guru Belajar, refleksi guru belajar, talk show pendidikan, berbagi praktik baik, hingga pameran karya.
“Melalui TPN XIII, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang hangat dan bermakna. Guru harus terus bertumbuh dan saling menguatkan dalam menghadapi tantangan pendidikan masa kini,” ujar Pamiluwati.
Acara berskala regional ini direncanakan dibuka langsung oleh Bupati Mojokerto. Dukungan penuh juga mengalir dari Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Kemenag Kota/Kabupaten Mojokerto, serta Koordinator Pengawas Dinas Pendidikan Mojokerto.
Panitia secara terbuka mengundang seluruh Kepala Sekolah, guru, dan pegiat pendidikan dari semua jenjang satuan pendidikan. Mulai dari PAUD, TK, RA, SD, MI, SMP, MTs, hingga SMA, MA, dan SMK negeri maupun swasta untuk ambil bagian dalam gerakan perubahan ini.
Bagi pendidik yang ingin bergabung, pendaftaran peserta dapat diakses secara daring melalui tautan resmi https://bit.ly/pesertatpnxiii.
Sebagai aksi nyata peduli lingkungan, panitia mengimbau seluruh peserta yang hadir untuk membawa tumbler (botol minum) pribadi. Gerakan ramah bumi ini diharapkan menjadi teladan positif yang bisa dibawa guru ke sekolah masing-masing.
Melalui momentum TPN XIII ini, KGBN Mojokerto berharap lahir kolaborasi baru dan sebaran praktik baik yang berdampak langsung pada kemajuan mutu pendidikan, khususnya di wilayah Kabupaten Mojokerto. (prayogi)









































