Padamkan Kebakaran Gudang Plastik di Mojokerto Libatkan Damkar Empat Kabupaten
Petugas harus menjebol pagar beton agar petugas bisa mendekat ke sumber api

IM.com – Kebakaran di gudang pabrik plastik CV Surya Santoso Sejati, Jalan Raya Trawas-Mojosari, Dusun Seruni, Desa Banjartanggul, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, akhirnya bisa dipadamkan setelah selama 12 jam petugas pemadam berjibaku dengan api. Namun api sudah melalap habis barang seisi gudang yang terbuat dari bahan plastik.

Kebakaran yang terjadi Jumat (4/10/2019) sejak pukul 12.30 baru bisa dijinakkan Jumat malam sekira pukul 23.10 WIB. Api baru benar-benar padam sekitar pukul 23.30 setelah puluhan unit mobil pemadam kebakaran dari empat daerah diterjunkan. (Baca: Padamkan Kebakaran Gudang Plastik di Mojokerto Libatkan Damkar Empat Kabupaten).

Masing-masing empat unit mobil PMK milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto. Satu unit mobil PMK dari PT. Pakerin, lima unit mobil PMK dari Kabupaten Sidoarjo, dua unit mobil PMK dari Kota Mojokerto, dua unit mobil PMK dari GAMA Mojokerto, satu unit mobil PMK dari Idridragon Suryatama 1 unit, satu unit mobil PMK dari Sopanusa.

Kemudian dua unit mobil PMK dari Kabupaten Pasuruan dan dua unit mobil PMK dari Kabupaten Jombang. serta truk tangki air isi ulang dari instansi swasta juga ikut serta memadamkan kebakaran di gudang packing perkakas rumah tangga dari plastik tersebut.

“Diduga dari percikan tabung las pembuatan rak besi tempat bahan jadi. Salah satu pekerja las lupa menutup ketika selesai digunakan,” kata Kapolsek Pungging, AKP Suwiji, Sabtu (5/10/2019).

Menurut Kapolsek, lamanya proses pemadaman sejatinya terkendala karena api melahap  benda dari dari bahan plastik yang mudah terbakar. Sehingga air yang disemprotkan tidak bisa langsung memadamkan api.

Apalagi gudang yang terbakar berukuran luas dengan panjang sekitar 300 meter dan lebar 30 meter.

“Gudang plastik hasil jadi, seperti kursi plastik. Tidak menjalar ke bahan baku, hanya satu gudang,” katanya.

Pemicu kebakaran di gudang sisi selatan pabrik CV Surya Sentosa diduga berasal dari percikan api tabung las. Percikan api dari tabung las pekerja pembuatan besi pembuatan rak besi yang lupa dimatikan memapar ke barang jadi yang terbuat dari bahan plastik.

Sontak, api yang tiba-tiba berkobar membuat para pekerja pengemasan barang jadi berhamburan keluar gudang. Salah seorang pekerja kemudian melaporkan ke pos keamanan pabrik dan laporannya diteruskan ke petugas PMK.

“Karena angin cukup kencang, api cepat menjalar membakar seisi gudang,” jelasnya.

Akibat kebakaran ini, kerugian yang dialami pabrik produsen perabotan rumah tangga dari bahan baku plastik tiu ditaksir mencapai Rp 20 miliar. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here