Gambar potongan video rekaman arisan waria di Dusun Kandangan, Desa Kuripansari, Pacet, Kabupaten Mojokerto yang dibubarkan polisi.

IM.com – Di tengah merebaknya wabah virus corona (Covid-19) yang kian mengkhawatirkan, komunitas waria di Mojokerto masih sempat-sempatnya menggelar arisan. Tak pelak, acara ini langsung dibubarkan polisi dan videonya menyebar di jejaring sosial media.

Puluhan waria membubarkan diri dalam sebuah acara perayaan yang diperkirakan digelar di kawasan Kecamatan Pacet, Mojokerto. Dalam video nampak seorang petugas dari Polsek Pacet yang berdiri di atas panggung acara menyampaikan himbauannya agar para waria segera membubarkan diri.

“Kami di sini menyampaikan agar saat ini juga dengan hormat agar saudara-saudara semua kembali ke rumahnya masing-masing,” ujar petugas.

Himbauan ini langsung disambut teriakan dan nada kekecewaan dari para waria. Meski begitu, mereka tetap menuruti himbauan polisi dan bergegas membubarkan diri.


Beberapa dari mereka bahkan mengajak teman-teman waria yang lain agar segera pulang ke rumah masing-masing.

“Oalah….ayo ubrakan corona. Ubrakan ayo ubrakan, bancine moleh (Ayo razia corona. Razia ayo razia, bancinya pulang),” sebuah suara dari seorang waria yang merekam video pembubaran acara oleh polisi.

Video Arisan Waria Dibubarkan Polisi di Pacet, Mojokerto:

Ajakan itu sontak disambut oleh seorang waria lain yang tiba-tiba uncul di depan kamera. Dengan kesan sandiwara, seolah tidak tahu apa yang terjadi, ia menanyakan alasan acara arisan dibubarkan

“Dikapakno kok dibuyarno? (Kenapa kok dibubarkan),” tanya waria itu dengan akting centil ala banci.

“Corona iku lho, ambek pak pol (Corona itu lho, sama Pak Polisi),” jawab perekam video.

Kapolsek Pacet AKP Toni Hermawan membenarkan acara yang dibubarkan polisi itu adalah arisan waria yang digelar di Dusun Kandangan, Desa Kuripansari, Pacet, Kabupaten Mojokerto, Senin malam (23/3/2020). Pihaknya melakukan pembubaran arisan sekitar pukul 20.00 WIB setelah mendapatkan informasi dari warga.

“Mereka kumpul-kumpul, ada hiburan music, katanya setahun sekali. Kami hentikan karena adanya wabah virus corona masyarakat tidak boleh kumpul-kumpul,” kata Toni.

Menurut Toni, ada lima anggota Polsek Pacet yang dikerahkan untuk membubarkan arisan waria itu. Setelah memberikan pemahaman terkait bahaya penyebaran virus corona, para waria membubarkan diri secara sukarela.

“Ada yang senang ada yang tidak, tapi sebagian besar mau menerima imbauan kami. Akhirnya mereka pulang ke rumah masing-masing,” tutur Toni. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here