Proses evakuasi pasangan suami istri J dan S asal Desa bendung, Kecamatan Jetis, Mojokerto yang dinyatakan positif ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari, Jumat sore (24/4/2020).

IM.com – Kasus positif virus corona (Covid-19) di Kabupaten Mojokerto bertambah. Sepasang suami istri J dan S asal Ds. Bendung RT 03 RW 03 Kecamatan Jetis, Mojokerto yang dinyatakan positif Covid-19.

Kedua pasien dievakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari, Jumat (24/4/2020) sekitar pukul 16.00 WIB. Plt Camat Jetis, Danramil, Kepala Desa Bendung dan beberapa pihak berwenang lain ikut memantau proses evakuasi.

Dari informasi yang dihimpun inilahmojokerto.com, pasutri ini memiliki riwayat tinggal di Jakarta dan diketahui pulang ke rumahnya di Desa Bendung, Jetis pada 18 Maret 2020. Beberapa hari berselang, J, laki-laki berusia 50 tahun mengeluh sakit dan berobat ke dokter yang membuka praktik di Desa Kupang, Jetis.

Tak berselang lama, giliran istrinya, S (48) yang jatuh sakit. Ia pun sempat berobat ke dokter di Desa Canggu, Jetis.


Sayangnya, pasutri ini tak sekalipun mengungkapkan riwayatnya yang pernah melakukan perjalanan dari Jakarta kepada dua dokter tadi. Begitu pun ketika J dan S berobat ke Pos Kesehatan Desa (Poskedes) Bendung sepekan kemudian.

Karena kondisinya tak kunjung membaik, S pun melakukan cek darah di laboratorium Wijaya Kusuma di Kota Mojokerto sesuai saran Poskedes. Hasil pemeriksan laboratorium menunjukkan S terkena Thypoid dan dirujuk ke RSUD RA Basoeni, Gedeg.

Beberapa hari kemudian, pihak Poskedes baru menerima laporan bahwa J ternyata baru pulang dari Jakarta. Laporan ini kemudian diteruskan Poskedes ke surveilans pada 13 April 2020.

Esok harinya, 14 April 2020, kedua pasutri menjalani rapid test. Hasilnya, S dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Sementara suaminya, J, dinyatakan negatif.

Sehari berselang, 15 April 2020, pasutri ini dirujuk ke RSUD Soekandar Mojosari, Kabupaten Mojokerto untuk menjalani tes Swab. Hal ini sesuai perintah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto Sujatmiko.

“Setelah tahu salah satunya positif, saya minta keduanya dites swab. Hasilnya baru keluar hari ini,” kata Sujatmiko sat dihubungi, Jumat (24/4/2020).

Kedua pasien dinyatakan positif terjangkit Covid-19. Keduanya kini dirawat di ruang isolasi RSUD Prof dr Soekandar.

Dengan tambahan dua pasien, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto per Jumat (24/4/2020) menjadi 5 kasus. Pasien dalam perawatan (PDP) sebanyak 56 kasus dan ada 447 orang dalam perawatan (ODP).

Tiga pasien positif selain pasutri tadi yakni seorang ibu rumah tangga asal Kemlagi yang kini dirawat di RSUD Sidoarjo. Lalu seorang tenaga medis di RSUD Prof dr Soekandar.

“Satunya lagi saya. Itu saya OTG (orang tanpa gejala),” ungkap Sujatmiko secara mengejutkan. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here