Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh berbagi tumpeng dengan Bupati Mojokerto Pungkasiadi dalam acara tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-727, Minggu (10/5/2020).

IM.com – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-727 Tahun 2020 berbeda dari biasanya. Alih-alih merayakannya dengan kegiatan meriah, pimpinan DPRD Kabupaten Mojokerto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk momentum ini sebagai pelecut semangat memerangi pandemi virus corona (Covid-19).

Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh menyatakan, dukungan dari semua pihak sangat penting dalam upaya menanggulangi Covid-19. Dengan bekerja keras dan sigap, pihaknya yakin  wabah corona dapat secepatnya teratasi.

“Sehingga, sektor sosial budaya, ekonomi, pendidikan, dan sektor pariwisata dapat kembali normal seperti sedia kala”, ungkap Ayni dalam sambutannya di acara tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-727, Hari Minggu (10/5/2020).

Menurut Ayni, wabah Covid-19 berdampak pada semua sektor kehidupan di Kabupaten Mojokerto.  Terutama di sektor ekonomi, dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi karena pandemi Covid-19.

Musababnya, lanjut Ayni, kondisi lingkungan eksternal yang memburuk seiring dengan menurunnya sentimen bisnis terjadi secara bersamaan. Kondisi itu memicu naiknya harga komoditas bahan pokok dan gejolak pasar keuangan.

“Kita harus hidupkan sentra-sentra ekonomi di daerah agar ekonomi bisa tetap berjalan. Karena pendapatan nasional itu harus tetap dijaga, bahwa dampak ekonomi ini dapat memberikan indikasi kepada penurunan pendapatan nasional,” jelasnya.

Ia mencontohkan, memburuknya kondisi sektor pariwisata setelah pemerintah pusat dan daerah mengambil kebijakan menutup semua destinasi wisata.  Ini berdampak pada pertumbuhan ekonomi, serta memberikan indikasi kepada penurunan pendapatan daerah.

Selain itu, dampak pandemi ini juga merambah ke dunia pendidikan. Ayni menegaskan, pandemi memaksa pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Sebagai gantinya, kegiatan tersebut dilakukan di rumah masing-masing dengan sistem pembelajaran daring dengan bimbingan dari guru melalui berbagai piranti komunikasi online.

“Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menyiapkan sejumlah dukungan dalam memperlancar proses pembelajaran di rumah. Kemendikbud mengembangkan aplikasi pembelajaran jarak jauh berbasis portal dan android belajar di rumah yang dapat diakses secara umum dan gratis,” tuturnya.

Ayni yang juga Ketua PKB Kabupaten Mojokerto ini mengingatkan warga Kabupaten Mojokerto untuk bisa mengambil hikmah dari kejadian pandemi ini, dengan terus berupaya maksimal dan berikhtiar.

“Memang dampak ekonomi dapat memberikan indikasi kepada penurunan pendapatan daerah dan lambatnya pertumbuhan ekonomi. Namun kita harus tetap berusaha dan saling mendukung untuk menghidupkan sentra-sentra ekonomi di Kabupaten Mojokerto ini agar ekonomi bisa tetap berjalan. Karena pendapatan daerah itu harus tetap dijaga,” pungkasnya. (*/im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here