Bupati Ikfina Fahmawati berbincang dengan peternak jangkrik Poktan Tani Marem Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Rabu (13/10/2021).

IM.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto kembali menyalurkan bantuan sosial dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Kali ini, bantuan menyasar kelompok peternak jangkrik.

Bantuan berasal dari Dinas Pertanian diserahkan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati didampingi Plt Camat Jetis, Rabu (13/10/2021). Adapun penerima bansos yakni Kelompok Tani Marem Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, serta tiga Poktan dari Kecamatan Bangsal yakni Poktan Basuki Desa Salen, Poktan Utomo Desa Ngastemi dan Poktan Tani Joyo Mulyo Desa Mejoyo.

Masing-masing poktan mendapat 20 kg telur jangkrik, 177 set rak telur, dan 1.257,5 kg pakan konsentrat. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di satu titik, di tempat Poktan Tani Marem Desa Sidorejo Kecamatan Jetis, Rabu (13/10/2021).

Bupati Ikfina menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan peluang bagi peternak jangkrik agar bisa mengembangkan usaha lebih luas lagi. Beternak jangkrik untuk dijual sebagai pakan burung jenis berkicau, merupakan bisnis yang menjanjikan karena termasuk stabil di tengah pandemi Covid-19.


“Beternak jangkrik termasuk bidang yang tidak begitu terdampak pandemi. Peluang keuntungannya juga menjanjikan. Jangkrik dapat dijual untuk diolah jadi pakan burung jenis berkicau. Pemberian bantuan ini, kita harapkan dapat membantu perluasan usaha para peternak jangkrik di Kabupaten Mojokerto,” kata Bupati Ikfina.

Ikfina menegaskan bahwa Pemkab Mojokerto akan terus melihat potensi-potensi masyarakat dalam usaha pemulihan ekonomi. Dengan begitu, pemkab bisa memetakan sektor-sektor potensial penggerak roda perekonomian daerah.

“Selain terus memaksimalkan penanggulangan Covid-19, Pemkab Mojokerto juga memulihkan ekonomi masyarakat. Kita ingin supaya sektor ini bisa berjalan normal kembali dalam berbagai pembatasan PPKM. Untuk menormalkan kembali kegiatan di masyarakat, syaratnya kita harus turun level PPKM yang salah satu indikatornya adalah cakupan vaksinasi minimal 70%. Saat ini kita sudah sekitar 65 persen, dan kita akan terus tingkatkan itu,” tandas bupati.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto Agus Hardjito mengatakan bahwa bantuan ini merupakan salah satu usaha pemda dalam memulihkan ekonomi masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

“Kabupaten Mojokerto melalui dinas pertanian, memberikan bantuan untuk kawan-kawan peternak jangkrik sebagai bentuk stimulan penggerakk ekonomi masyarakat agar pulih kembali,” kata Agus. (im)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here