Foto: Welirang Rescue
Tim BPBD Kabupaten Mojokerto dibantu Tahura, TNI/Polri, Perhutani dan relawan beserta warga berupaya memindahkan batu besar menggunakan alat pemotong batu dan pengungkit di Jalan Cangar, Pacet, tepatnya di area Putuk Sendi, Sabtu (20/11/2021). Foto: Welirang Rescue

IM.com – Sebongkah batu berdiameter lebih 120 cm tergeletak di Jalan Cangar-Pacet hingga menutupi separuh jalur alernatif Mojokerto-Kota Batu, Sabtu (20/11/2021). Bongkahan batu tersebut jatuh dari atas tebing setinggi 25 meter.

Beruntung tidak ada korban jiwa saat batu longsor dari tebing. Tim BPBD Kabupaten Mojokerto dibantu Tahura, TNI/Polri, Perhutani dan relawan beserta warga  berhasil mengevakuasi batu besar menggunakan alat pemotong batu dan pengungkit.

“Karena saat kejadian batu besar longsor kondisi jalan sepi,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Djoko Supangkat, Sabtu (20/11/2021). Setelah dipotong menjadi beberapa bagian, bongkahan batu itu disingkirkan dari jalan dan dibuang ke jurang.

Djoko mengatakan, hujan yang terus-menerus mengguyur menyebabkan kontur tanah pada tebing menjadi labil. Kondisi itu membuat cengkeraman batu menjadi berkurang dan mengakibatkan terjadinya longsor.


“Material longsor hanya berupa bongkahan batu berukuran besar, tidak disertai tanah tebing,” terangnya.

BPBD telah melakukan upaya antisipasi potensi terjadinya longsor susulan, apalagi banyak tebing-tebing di jalan alternatif Cangar-Pacet. Selain itu juga berkoordinasi dengan kepolisian memasang tanda peringatan bahaya longsor dan mengimbau kepada pengendara agar meningkatkan kewaspadaan di sekitar kawasan tersebut.

“Kondisi tanah tebing labil berpotensi longsor apalagi cuaca seperti ini, hujan terus-menerus,” tandasnya. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here