Muhammad Albarra (Gus Barra), salah satu bakal calon Ketua GP Ansor Kabupaten Mojokerto, bersama pengurus MWC NU dan pasukan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kecamatan Dawarblandong.

IM.com – Kapabilitas kepemimpinan bakal menjadi salah satu faktor penentu keterpilihan di tengah perimbangan kekuatan dukungan lima bakal calon Ketua Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Mojokerto 2021-2025. Salah satu kecakapan yang dibutuhkan seorang nakhoda organisasi badan otonomi (banom) Nahdlatul Ulama (NU) tersebut adalah kecakapan dalam memimpin kader menghadapi tantangan ideologi ekstrem.

Analisa ini disampaikan Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa.  Ia berharap, siapapun yangg terpilih pada Konferensi Cabang ke-XIII, Minggu (12/12/2021) nanti dapat menjadi pemimpin yang amanah.

“Harapannya calon yang terpilih bisa amanah dan khidmat sebagai kader Nahdlatul Ulama (NU) untuk menghadapi tantangan idelogi,” cetus Gus Barraa, sapaan karib Muhammad Albarraa.

Menurut Gus Barra, kapabilitas pemimpin GP Ansor sebagai Banom NU yang moderat dalam menghadapi tantangan ideologi ekstrem sangat penting. Hal ini mengingat, ideologi garis keras itu kian deras membanjiri Indonesia dan mengancam harmoni bangsa dan negara.


“Ini adalah PR (pekerjaan rumah) bersama. Maka, kita sebagai (kader) Gerakan Pemuda Ansor harus siap menghadapi hal itu,” tegas putra KH Asep Saifuddin Chalim, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah, Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet ini.

Gus Barraa menambahkan, di samping mempersiapkan diri menghadapi tantangan ideologi ekstrem, GP Ansor juga harus terus mengembangkan kaderisasasi yang lebih masif. Dengan menyentuh lingkungan masyarakat, hingga kalangan santri di pesantren-pesantren.

”Agar generasi bangsa kita menjadi generasi yang rahmatan lil alamin,” tegas tokoh muda NU alumnus Universitas Al Azhar Mesir ini.

Gus Barra sendiri turut meramaikan persaingan calon Ketua PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto. Ia mendapat dukungan dari tiga PAC Trowulan, Gedeg, dan Jetis plus 20 ranting.

Jumlah dukungan yang sama dikantongi empat bacalon lain yakni pengasuh Ponpes Salafiyah Al Mishbar, Dusun Karangnongko, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, KH M. Chusaini Ilyas, M. Syukron Fahmi (Gus Fahmi); incumbent M. Ali Nasikh (Gus Ali); Muhammad Mahbubullah (Gus Mahbub), dan Samsul Ma’arif. (Baca: Dukungan 15 PAC Tersebar Rata ke Lima Bacalon Ketua PC GP Ansor).

Usai pendaftaran bacalon Jumat (10/12/2021) kemarin, kelima kandidat, termasuk Gus Barra, telah dianggap memenuhi persyaratan berkas pencalonan. Antara lain bukti dokumen pernah mengikuti tahapan kaderisasi hingga jenjang PKL (pelatihan kader lanjutan) serta mengabdi sebagai pengurus GP Ansor, baik tingkat PC maupun PAC selama dua tahun.

Kelima kandidat akan bersaing memperebutkan suara dari 18 Pengurus Anak Cabang (PAC) dan 314 Ranting melalui forum Konfercab ke-XIII bertema Konsisten Mengawal Kiai dan NKRI di wisma PC NU Kabupaten Mojokerto, Minggu (12/12/2021). Mekanisme pemilihan ketua akan ditentukan Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur selaku pimpinan sidang.

Ketua Panitia Pelaksana Konfercab GP Ansor Kabupaten Mojokerto ke-XVIII Anshor Ibnu Rido menyatakan, panitia juga sudah menyiapkan beberapa skenario,  jika nanti pemilihan disepakati musyawarah mufakat atau pemilihan langsung. Antara lain, menyediakan surat suara dan kotak surat suara berbeda, menyesuaikan bobot nilai akreditasi masing-masing PAC/ranting.

”PAC atau ranting yang mendapat nilai A mendapat 2 suara. Sedangkan, nilai akreditasi B hanya satu suara,” jelasnya.

Ada beberapa agenda sidang yang akan diikuti peserta. Terbagi atas sidang pleno I (pembahasan tatib konferensi) dan sidang komisi, sidang pleno II (laporan pengesahan hasil sidang komisi), pleno III (laporan pertanggung jawaban PC GP Ansor), dan terakhir sidang pleno IV (pemilihan).

”Konfercab diawali dengan pembukaan Konfercab, lalu dilanjutkan tahapan sidang pleno. Untuk mekanisme pemilihannya seperti apa, nanti PW (pengurus wilayah) yang memimpin,” ungkapnya.

Konfercab PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto yang rencananya digelar mulai pukul 08.00 WIB bakal dihadiri sejumlah tokoh NU dan GP Ansor. Mereka yang dijadwalkan hadir yakni Ketua PP GP Ansor Menteri Agama (Menag) KH Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yakut), Ketua PW GP Ansor Jatim H. Syafiq Syauqi (Gus Syafiq), Ketua Tanfidziyah KH Abdul Adzim Alwy dan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati.  (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here