Operasi pasar minyak goreng murah yang digelar Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto di halaman Kantor Kecamatan Prajurit Kulon, Kamis (13/1/2022).

IM.com – Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto bergerak cepat mengantisipasi lonjakan harga minyak goreng dengan menggelar operasi pasar murah. Bazar minyak goreng murah ini langsung diserbu ratusan warga.

Operasi pasar minyak goreng murah digelar di halaman kantor Kecamatan Prajurit Kulon, Kamis (13/1/2021). Ratusan pembeli didominasi ibu-ibu membuat antrean mengular demi mendapatkan minyak goreng dengan harga di bawah pasar yakni Rp 14 ribu per liter.

“Ga papa antre, yang penting bisa tebus minyak goreng murah. Untuk usaha jual gorengan seperti saya terus butuh minyak, jadi membantu banget,” ujar Solihah, salah satu pembeli di halama Kantor Kecamatan Prajurit Kulon. Menurut Sholihah untuk dapat membeli 2 liter minyak goreng murah dirinya harus mengantre selama 30 menit.

Animo masyarakat membeli minyak goreng di pasar murah yang digelar Diskopukmperindag sangat tinggi menyusul meroketnya harga.  Di pasaran, rata-rata harag komoditas kebutuhan sehari-hari tersebut mencapai Rp 20 ribu per liter.


Untuk mencegah aksi borong, setiap pembeli dibatasi maksimal 2 liter minyak goreng dan harus memiliki kupon yang telah dibagikan melalui ketua RT masing-masing. Pembeli juga wajib menyerahkan foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan mencelupkan jarinya ke tinta.

Camat Prajurit Kulon Heka Marta Fanani mengatakan, sebanyak 1054 kupon dibagikan ke warga melalui kelurahan dan ketua RT dengan sasaran masyarakat umum, inkubasi wira usaha dan pedagang yang membutuhkan minyak goreng.

“Kupon pembelian kita bagi di setiap RT untuk mencegah pembeli membeludak dan terjadi kerumunan,” tegas Heka.

Kabid Perdagangan Diskopukmperindag Ganesh Pressiatantra Khresnawan menjelaskan, operasi pasar minyak goreng murah ini akan digelar selama tiga hari berturut-turut. Pihaknya menyediakan 12.000 liter yang dikhususkan warga Kota Mojokerto.

Tak lain,  dalam menghadapi fluktuasi harga minyak goreng di pasaran saat ini.

“Tujuan Pemda dengan pemerintah pusat untuk membantu masyarakat dan pelaku usaha UMKM dalam rangka memang menghadapi fluktuasi harga minyak goreng di pasaran,” ujar Ganesh.

Ribuan liter minyak goreng murah ini, lanjut Ganesh, disediakan untuk seluruh warga di 18 kelurahan. Pasar murah digelar di tiga kecamatan, Prajuritkulon, Magersari, dan Kranggan.

“Hari pertama diadakan di Kecamatan Prajuritkulon. Besok di Klenteng Hok Siang Kong, dan terakhir Sabtu nanti di Rest Area Gunung Gedangan secara terpusat,” ucapnya. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here