Bupati Ikfina Fahmawati bersama Dirjen Industri Kimia dan Tekstil, Ignatius Warsito meninjau pabrik baru PT Arwana Citra Mulia, Plant VB Arwana di kawasan Arwana Plant 5, Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo, Mojokerto, Rabu (20/7/2022).

IM.com – PT. Arwana Citramulia meresmikan pabrik baru di Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Rabu (20/7/2022). Plant VB Arwana berkapasitas produksi 4,3 Juta meter persegi (M2) ubin keramik dari proyek Plant 5C dan diproyeksikan menyerap 401 tenaga kerja.

Plant VB Arwana diresmikan Dirjen Industri Kimia dan Tekstil, Ignatius Warsito di pabrik PT. Arwana Citramulia Mojokerto, Rabu (20/7/2022). Acara dihadiri Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan para petinggi perusahaan tersebut.

Direktur Utama PT. Arwana Citra Mulia,Tandean Rustandy menjelaskan, perusahaannya terus melakukan ekspansi bisnis khususnya di sektor ubin keramik. Tercatat investasi pada semester satu tahun 2022 di kawasan Industri Kendal kurang lebih Rp 1,2 triliun, di kawasan Industri Terpadu Batang Rp 1,5 triliun dan PT. Arwana Citramulia Rp 500 miliar.

“Rencana Ekspansi PT Arwana Citramulia 500 Miliar rupiah, diantaranya Penambahan kapasitas produksi ubin keramik sebesar 2,8 Juta M2 dari Plant VB, Proyeksi penambahan sebanyak 4,3 Juta M2 dari proyek Plant 5C dan total kebutuhan tenaga kerja lokal sebanyak 401 tenaga kerja,” katanya.


Ia sangat bersyukur, karena PT Arwana Citra Mulia dapat membuat brand smart. Bahkan setiap tahun menerima penghargaan industri hijau yaitu industri yang menyajikan semua unsur-unsur alam.

“Banyak penghargaan yang kami peroleh, diantaranya Capital Market Award Emiten saham terbaik dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 10 triliun di Bursa Efek Indonesia per 13 Mei 2014. Dan menjadi 9 perusahaan terbaik dunia berdasarkan Ceramic world,” ucapnya.

Tandean juga menjelaskan, bahwa Ia juga mempunyai lima plant pabrik yakni di Tangerang, Serang, Gresik, Ogan Ilir Sumatera Selatan dan Kabupaten Mojokerto.

“Plant Mojokerto adalah plant tercanggih karena kita harus menggunakan tenaga solar,” jelasnya.

Pihaknya tak lupa berterima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto atas pembangunan infrastruktur jalan. Dengan kondisi jalan yang bagus, akan menyokong mobilisasi dan porduktifitas perusahaan.

“Kami hadir Ingin bersaing dengan pemain import bukan pemain lokal. Akhir tahun kami berekstensi pabrik 5C guna dapat mendukung program pemerintah dan memberikan harga keramik lebih murah,” ujarnya.

Tandean menegaskan, perusahaannya juga ingin terus mendukung  program pemerintah dan mendukung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta meningkatkan produktivitas dan efesien.

“Kami juga memberikan Kontribusi, seperti membersihkan tempat ibadah dan makam diwilayah pabrik kami, hampir 4000 pohon kami tanami,” tuturnya.

Dirjen Industri Kimia dan Tekstil, Ignatius Warsito juga menambahkan, akan optimis pada tahun ini menjadi momentum kebangkitan sektor industri pengolahan nonmigas pada triwulan satu tahun 2022 mampu tumbuh sebesar 5,47 persen melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,01 persen year on year.

“Pencapaian Industri pengolahan nonmigas juga didukung kinerja positif industri kimia, farmasi dan tekstil (IKFT) sebesar 4,71 persen atau tumbuh 0,14 persen dibanding kuartal akhir tahun 2021,” tuturnya. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here