Petugas Kekurahan Mentikan, KecamatanbPrajurit Kulon, Kota Mojokerto, menengok kondisi balita anak Purbo Atmojo, warga Cakar Ayam Baru RT 05 RW 03 yang terciduk razia Satpol PP saat sedang mengamen di pertigaan Lengkong, Trowulan, Kamis (20/10/2022).

IM.com – Pemerintah Kota Mojokerto bergerak cepat menangani salah satu warganya yang  terjaring razia penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di pertigaan trafick light Lengkong, Trowulan, Kamis (20/10/2022). Purbo Atmojo diciduk petugas Satpol PP saat mengamen untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

Purbo Atmojo adalah warga Cakar Ayam Baru RT 05 RW 03, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Kemarin, Kamis (20/10/2022), ia terciduk petugas gabungan Dinas Sosial dan Satpol PP Kabupaten Mojokerto saat mengamen di pertigaan lampu merah Lengkong, Trowulan.

Baca: Pemkab Mojokerto Belum Punya Solusi Jangka Panjang Penanganan Masalah Sosial Gelandangan dan Gepeng

Pria berusia 30 tahun itu mengeluhkan situasi yang dihadapinya melalui media sosial (medsos), tepatnya dalam kolom komentar di postingan berita yang diunggah inilahmojokerto.com. Dalam komentarnya, Purbo mengaku baru saja turun ngamen ke jalan dan hanya mendapatkan Rp 500.

Purbo mengeluh terhimpit ekonomi sehingga terpaksa harus mengamen untuk membeli  susu anak balitanya. Ia juga mengungkapkan beras di rumah untuk makan keluargnya sehari-sehari juga habis.

Saya baru kena razia tadi siang d pertigaan lampu merah Lengkong, Trowulan. Kondisi saya sekarang bingung susu anak saya mau habis, beras juga habis. Tadi ngamen juga baru dapat 500 perak udah kena razia mohon solusinya,” tulis Puro Atmojo.

Purbo mengaku bisa online dengan memanfaatkan jaringan wifi gratis di lingkungan tempat tinggalnya.

Ini saya memakai wifi kampung karna saya mau tau info info seperti ini,” imbuhnya.

Sehari-hari, Purbo terpaksa mengais rejeki dengan mengamen di jalanan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya karena sulit mendapatkan pekerjaan normal. Ayah satu anak itu berharap pemerintah atau siapapun pihak berkompeten dapat memberikan kesempatan kerja apa saja yang halal kepadanya.

Nyari kerja sekarang susah. Mau krja kasaran juga kalau ngk ada kenalan ngk bisa ikut lantas mau gimana lagi tolong d kasih jalan keluar kasih lapangan pekerjaa,” ungkapnya.

“Seandai nya ada kerjaan yg gaji nya bisa saya ambil setiap hari pasti saya mau entah itu kuli atau apa aja asal halal dan cocok sama saya pasti saya mau,” ucap Purbo.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari yang mendapatkan laporan dari tim redaksi inilahmojokerto.com terkait permasalahan sosial ekonomi salah satu warganya langsung bereaksi cepat. Walikota menginstruksikan petugas kesehatan didampingi perangkat kelurahan untuk mendatangi dan melihat langsung kondisi keluarga Purbo Atmojo di rumahnya.

Petugas medis yang tiba di lokasi langsung mengecek kondisi anak balita Purbo Atmojo.

“Cuma pemeriksaan istri dan anak saya,” ucap Purbo saat dihubungi lewat WA. (im)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini