inilahmojokerto.com -Peringatan Hari Kartini tahun 2026 di Surabaya tak hanya diisi seremoni, tetapi juga ruang ekspresi seni yang hidup dan relevan dengan semangat zaman.
Di Balai Pemuda Surabaya, lebih dari 100 karya lukis dipamerkan dalam tajuk “Beauty of Balai Pemuda Surabaya”, menghadirkan potret perempuan sebagai sumber inspirasi sekaligus subjek kreatif dalam dunia seni rupa.
Pameran yang resmi dibuka hari ini Selasa (21/4/2026) berlangsung di ruang basement Balai Pemuda hingga pekan depan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini, sekaligus membuka akses publik untuk menikmati karya seni yang lahir dari proses kreatif para pelukis lokal.
Karya-karya yang ditampilkan merupakan hasil dari kegiatan menggambar bersama atau On The Spot (OTS) yang digelar pada Sabtu (18/4/2026) di pelataran timur Balai Pemuda, Surabaya.
Dalam sesi tersebut, dua figur publik, Marcella Zalianty, Ketua Parfi periode 2022-2027, dan Arumi Bachsin, isteri Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, hadir sebagai model utama.
Kehadiran keduanya memantik beragam interpretasi visual dari para peserta, mulai dari pendekatan realis hingga eksplorasi gaya kontemporer.
Ketua Sanggar Merah Putih, M. Anis, menegaskan bahwa pameran ini tidak sekadar menampilkan karya secara acak. Seluruh lukisan telah melalui proses kurasi oleh para pelukis berpengalaman dari Surabaya.
Menurutnya, langkah ini penting untuk menjaga kualitas sekaligus menghadirkan ragam perspektif seni yang layak dinikmati publik.
“Kuratornya juga teman-teman pelukis dari Surabaya yang sudah lama berkecimpung di dunia seni lukis. Sedangkan modelnya adalah perempuan inspiratif yang juga pegiat sosial kemasyarakatan. Mereka adalah Kartini di era masa kini,” ujar Anis.
Lebih jauh, pameran ini dimaknai sebagai ruang kolaborasi lintas pelaku seni sekaligus refleksi nilai-nilai Kartini dalam konteks kekinian.
Perempuan, dalam hal ini, tidak hanya menjadi objek yang digambarkan, tetapi juga simbol dinamika, kekuatan, dan peran aktif dalam perkembangan seni budaya.
Dukungan terhadap ekosistem seni lokal juga ditegaskan oleh Pemerintah Kota Surabaya berkomitmen untuk terus membersamai para seniman, termasuk melalui pemanfaatan ruang-ruang publik seperti galeri di Balai Pemuda untuk ruang berkesenian.
Pameran ini terbuka untuk umum dan menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk merayakan semangat Kartini melalui karya seni.
Di tengah arus modernitas, ruang seperti ini menjadi pengingat bahwa kreativitas lokal tetap tumbuh—mengakar pada nilai, namun terus bergerak mengikuti zaman. (anto)











































