
inilahmojokerto.com – Momentum Hari Pendidikan Nasional dimanfaatkan Pemerintah Kota Mojokerto untuk melakukan langkah penting di dunia pendidikan. Sebanyak tujuh kepala sekolah baru resmi menerima Surat Keputusan (SK) langsung dari Wali Kota Ika Puspitasari, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan SK berlangsung di Balai Kota Mojokerto dan mencakup jenjang TK hingga SMP.
Namun, pelantikan ini bukan sekadar seremoni. Wali Kota Mojokerto langsung memberikan pesan tegas yang menjadi sorotan, terutama terkait kepemimpinan dan praktik perundungan di lingkungan sekolah.
“Jabatan kepala sekolah bukan hanya administratif, tapi posisi strategis yang menentukan arah pendidikan,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa kualitas sekolah sangat bergantung pada kepemimpinan kepala sekolah, baik sebagai pemimpin pembelajaran maupun penggerak perubahan.
Tak hanya itu, isu bullying juga menjadi perhatian serius. Wali Kota secara tegas meminta agar tidak ada lagi praktik perundungan di sekolah.
“Jangan ada bullying. Anak-anak harus merasa aman, nyaman, dan bahagia saat belajar,” ujarnya.
Tujuh sekolah yang kini memiliki kepala sekolah baru antara lain TK Pembina Kranggan, SDN Kedundung 3, SDN Magersari 2, SDN Miji 4, SDN Balongsari 2, SDN Mentikan 3, serta SMPN 5 Mojokerto.
Para kepala sekolah juga diminta menghadirkan inovasi serta membangun karakter siswa sebagai generasi penerus bangsa.
“Bangun budaya belajar yang sehat, ciptakan inovasi, dan bentuk karakter kuat bagi anak-anak kita,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Wali Kota berharap para kepala sekolah mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan di Kota Mojokerto. (uyo)










































