Honda BeAT milik pegawai Crispy Chicken dicuri dua orang di Kemlagi, Mojokerto. Aksi pelaku terekam CCTV dan kini diselidiki polisi.

inilahmojokerto.com – Belum genap setengah jam setelah kembali ke tempat kerja, Dita Dwi Anggraini (28) harus kehilangan sepeda motor Honda BeAT yang telah dicicilnya selama tiga tahun hingga lunas. Motor yang menjadi andalannya untuk bekerja itu diduga dicuri dua orang pelaku di depan outlet Crispy Chicken, Dusun Bakalan, Desa Mojodadi, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Selasa (13/10/2026) pagi.

Pencurian yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB tersebut terekam kamera CCTV. Rekaman memperlihatkan dua orang datang berboncengan menggunakan Honda BeAT hitam, kemudian berhenti di dekat motor korban yang terparkir di depan ruko.

Salah seorang pelaku turun dan mendekati motor Dita. Sementara rekannya tetap berada di atas kendaraan, diduga bersiap membantu pelarian.

Pelaku yang turun kemudian mengutak-atik bagian kunci kontak hingga berhasil menyalakan mesin. Setelah itu, ia membawa kabur motor korban, sedangkan rekannya mengikuti dari belakang.

Sepeda motor Honda BeAT berwarna biru-krem dengan nomor polisi S 2770 TS itu sebelumnya digunakan Dita untuk menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk berangkat bekerja.

Dita menuturkan, ia tiba di outlet sekitar pukul 06.00 WIB bersama rekannya, Albedina Syafira (22). Sebelum mulai bekerja, ia sempat membeli sarapan dan kembali ke lokasi sekitar pukul 06.13 WIB.

Motor kemudian diparkir di depan ruko. Dita mengaku telah mengunci ganda kendaraannya sebelum ditinggalkan.

Namun, pengamanan tersebut tidak menghentikan aksi pelaku. Berdasarkan keterangan korban, pencurian terjadi sekitar 17 menit setelah ia kembali ke outlet.

“Sekitar jam 06.13 WIB saya balik dan parkir di depan (ruko) seperti yang ada di CCTV. Di jam 06.30 WIB itulah pelaku baru datang ke sini,” ungkap Dita.

Kehilangan itu terasa berat bagi Dita karena kendaraan tersebut bukan sekadar alat transportasi. Ia telah menyelesaikan cicilan selama tiga tahun untuk memiliki motor itu.

“Semoga bisa ketemu karena sepeda motor buat kerja. Motor mengangsur 3 tahun tapi sudah lunas,” imbuhnya.

Kasus pencurian tersebut telah dilaporkan ke Polsek Kemlagi. Kapolsek Kemlagi, Iptu Danny Rizar Ramadhan, membenarkan laporan korban dan menyatakan petugas telah mendatangi lokasi kejadian.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta mengumpulkan petunjuk untuk mengidentifikasi kedua orang yang terekam kamera pengawas.

Dari pemeriksaan awal, petugas menemukan dua rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pencurian tersebut. Polisi masih mendalami identitas pelaku meskipun wajah keduanya terlihat dalam rekaman.

Danny menduga pelaku tidak berasal dari wilayah yang jauh dari tempat kejadian. Meski demikian, polisi belum memperoleh informasi yang memastikan identitas keduanya.

“Kami masih cek wajah pelaku. (Apakah warga sekitar mengenali pelaku?) Belum ada informasi, tapi sepertinya bukan orang jauh,” ungkap Danny.

Penyelidikan selanjutnya akan diarahkan pada penelusuran rekaman CCTV di sepanjang jalur yang diduga dilalui pelaku saat melarikan diri.

Menurut Danny, setelah proses penyelidikan awal dan pengumpulan petunjuk selesai, penanganan perkara akan dilimpahkan ke Polres karena keterbatasan kewenangan penyidikan di tingkat polsek.

“Kita lidik dan olah TKP dulu, kita cari CCTV ke arah mana mereka lari. Setelah lengkap baru kita limpahkan ke Polres karena kewenangan penyidikan kita terbatas,” pungkasnya.

6

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini