Pembangunan Jembatan Garuda Mojokerto Capai 45 Persen, Akses 4.486 Warga Segera Terhubung
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda/Armco Tahap V di Dusun Gampang, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, terus menunjukkan kemajuan. Memasuki hari ke-15 pelaksanaan proyek, progres pembangunan jembatan yang menjadi akses vital warga tersebut berjalan sesuai target

inilahmojokerto.com – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda/Armco Tahap V di Dusun Gampang, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, terus menunjukkan kemajuan. Memasuki hari ke-15 pelaksanaan proyek, progres pembangunan jembatan yang menjadi akses vital warga tersebut berjalan sesuai target.

Proyek yang dimulai sejak 3 Juni 2026 itu merupakan bagian dari program TNI AD untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan konektivitas masyarakat di wilayah pedesaan.

Berdasarkan laporan pelaksanaan di lapangan, pekerjaan pembersihan area dan penggalian pondasi telah rampung 100 persen. Pembongkaran jembatan lama yang sebelumnya digunakan warga juga telah selesai dilakukan.

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pembesian lantai beton jembatan dan rambatan jalan yang progresnya telah mencapai sekitar 45 persen. Personel TNI bersama teknisi dan masyarakat terlihat bergotong royong melakukan pemasangan tulangan besi pondasi, pengukuran konstruksi, hingga persiapan struktur penyangga untuk pembangunan abutment jembatan.

Pasiter Kodim 0815/Mojokerto, Kapten Inf Budiyono, mengatakan tahapan yang sedang dikerjakan merupakan fondasi utama yang menentukan kekuatan konstruksi jembatan sebelum memasuki tahap berikutnya.

“Pekerjaan pembesian pondasi, penggalian titik-titik pondasi, serta penyiapan konstruksi penyangga menjadi bagian penting sebelum pemasangan batu, pengecoran, dan pemasangan Armco dilakukan,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).

Menurut Budiyono, kolaborasi antara TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pembangunan. Dukungan cuaca yang cerah juga membuat seluruh pekerjaan dapat berjalan optimal sesuai jadwal.

Ia optimistis pembangunan jembatan dapat selesai tepat waktu sehingga segera dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana transportasi yang aman dan lebih representatif.

“Semangat gotong royong warga bersama TNI masih sangat tinggi. Kami berharap progres terus meningkat sehingga jembatan ini bisa segera digunakan untuk mendukung aktivitas masyarakat,” katanya.

Jembatan Perintis Garuda/Armco yang dibangun memiliki panjang 9,5 meter, lebar 6 meter, serta mampu menahan beban hingga 30 ton. Infrastruktur tersebut nantinya akan melayani kebutuhan mobilitas sekitar 4.486 jiwa atau 1.694 kepala keluarga di Desa Sumbertebu dan wilayah sekitarnya.

Selain memperlancar akses transportasi, keberadaan jembatan baru ini juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dan mempercepat distribusi hasil pertanian maupun aktivitas usaha warga.

9

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini