
inilahmojokerto.com – Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen TNI Raden Sidharta Wisnu Graha melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 15 Mojokerto di Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Rabu (5/8/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pengawasan pelaksanaan Integratif Bhakti Taruna Akademi TNI Tahun Anggaran 2026.
Dalam kunjungan itu, Danjen Akademi TNI didampingi Direktur Pendidikan Akademi TNI Brigjen TNI Arynovian. Rombongan disambut Kasrem 082/CPYJ Letkol Arh Imam Musahirul, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, Kasdim 0815/Mojokerto Mayor Inf Suwadi, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mojokerto.
Suasana penyambutan berlangsung meriah. Perwakilan siswa mengalungkan syal kepada Danjen Akademi TNI, kemudian dilanjutkan penampilan Tari Wayang Rontek khas Mojokerto, hadrah banjari, hingga atraksi Peraturan Baris Berbaris (PBB) kreasi dari para pelajar.
Dalam sambutannya, Letjen TNI Raden Sidharta Wisnu Graha menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan keluarga besar SRMP 15 Mojokerto. Ia menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia untuk memperkenalkan Akademi TNI kepada siswa Sekolah Rakyat di berbagai daerah.
Ia juga memberikan penghargaan kepada para guru dan tenaga pendidik yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam membimbing anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh pendidikan yang layak.
Selain meninjau fasilitas sekolah, Danjen Akademi TNI memberikan pengarahan kepada taruna pendamping dan para siswa. Dalam kesempatan itu, ia mengajak para pelajar memanfaatkan kesempatan belajar sebaik mungkin serta meneladani sikap disiplin dan semangat juang para Taruna Akademi TNI.
“Musuh terbesar bukan orang lain, tetapi rasa malas, takut, mudah menyerah, dan tidak percaya diri. Kalian harus menjadi petarung bagi diri sendiri,” pesannya.
Menurutnya, karakter yang kuat dibangun melalui kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kepedulian, serta penghormatan kepada orang tua dan guru. Ia menegaskan bahwa pengabdian kepada bangsa tidak selalu dilakukan melalui profesi militer, tetapi juga dapat diwujudkan lewat pendidikan, prestasi, kerja keras, dan akhlak yang baik.
Danjen Akademi TNI juga mengingatkan pentingnya membangun kebiasaan positif sejak dini, seperti bangun pagi, beribadah, memperbanyak doa, serta terus berusaha meraih cita-cita.
Dalam sesi konferensi pers, Letjen TNI Raden Sidharta Wisnu Graha menjelaskan bahwa kehadiran Taruna Akademi TNI di SRMP 15 Mojokerto tidak hanya untuk melakukan pengawasan dan evaluasi kegiatan Integratif Bhakti Taruna, tetapi juga memberikan pembinaan karakter kepada para siswa.
Pembinaan tersebut meliputi kedisiplinan, kerapian, tata kehidupan di lingkungan asrama, kepatuhan kepada guru, hingga pengenalan dasar-dasar kepemimpinan.
“Melalui pembinaan tersebut, diharapkan para siswa tumbuh menjadi generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan siap menjadi pemimpin masa depan, sehingga mampu mewujudkan Indonesia Emas 2045 bersama seluruh komponen bangsa,” ujarnya.
Program Integratif Bhakti Taruna Akademi TNI sendiri menjadi salah satu bentuk pengabdian Taruna Akademi TNI kepada masyarakat melalui kegiatan pendidikan karakter, pendampingan, dan pembinaan generasi muda di Sekolah Rakyat.










































