Api berhasil ditangani setelah dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Masing-masing berasal dari Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto dan Damkar Gama.

inilahmojokerto.com — Suasana malam di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mojokerto Medali, Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, mendadak berubah mencekam. Ledakan keras mengguncang dapur pengolahan Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 21.20 WIB.

Ledakan yang diduga berkaitan dengan kebocoran gas itu memicu kebakaran dan menyebabkan bagian atap bangunan ambruk. Lima pekerja mengalami luka, dua di antaranya akibat tertimpa reruntuhan plafon, sedangkan tiga lainnya mengalami luka bakar.

Dampak ledakan bahkan meluas ke bangunan home industry sekaligus gudang sepatu milik Saroh yang berada di sekitar lokasi. Bagian atap dan plafon bangunan ikut mengalami kerusakan akibat kuatnya ledakan.

Bagianto (63), satpam SPPG Mojokerto Medali, mengatakan dirinya sedang berada di ruang kantor ketika mendengar suara seperti gas bocor sebelum ledakan terjadi.

“Terlebih dahulu terdengar suara gas bocor. Tiba-tiba sesaat kemudian terdengar ledakan,” kata Bagianto saat ditemui di lokasi.

Menurut dia, ledakan tersebut membuat sedikitnya empat ruangan di kompleks dapur SPPG mengalami kerusakan pada bagian atap. Ruangan yang terdampak antara lain ruang pemorsian, ruang penyimpanan ompreng, ruang kantor, dan ruang rapat.

Dua mobil yang digunakan untuk distribusi makanan MBG juga ikut terdampak karena tertimpa material bangunan yang ambruk.

Di tengah kepanikan, para pekerja yang mengalami luka segera dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis.

Dua pekerja bagian pemorsian, Via dan Nikmah, mengalami luka setelah tertimpa reruntuhan plafon. Keduanya dievakuasi ke RS Islam Sakinah, Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Sementara itu, tiga teknisi gas elpiji CGN mengalami luka bakar dan dilarikan ke RS Gatoel, Kota Mojokerto. Mereka yakni Edi Suyanto dan Wien Lan, warga Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, serta Pieter Nando yang berasal dari Porong, Sidoarjo.

Kepala SPPG Mojokerto Medali dari Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group, Geroldi, mengatakan dapurnya setiap hari menyiapkan sekitar 3.000 ompreng makanan untuk didistribusikan kepada 33 lembaga pendidikan tingkat SD dan SMP di Kecamatan Puri.

“Setiap hari kami mendistribusikan sekitar 3.000 ompreng ke 33 lembaga SD dan SMP,” ujar Geroldi.

Sebelum kejadian, terdapat sembilan relawan yang bekerja di bagian persiapan. Mereka terdiri atas delapan perempuan dan satu laki-laki yang bertugas sebagai office boy.

Pantauan di lokasi, kobaran api berhasil ditangani setelah dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan. Masing-masing berasal dari Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto dan Damkar Gama.

Petugas juga melakukan penanganan terhadap bangunan yang mengalami kerusakan akibat ledakan. Sementara penyebab pasti ledakan dan kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

40

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini