Warga Kelurahan Wates, Kota Mojokerto, mendapat edukasi ciri penyalahgunaan narkoba melalui program BERSINAR. Ning Ita mengajak masyarakat aktif melapor kepada BNN.

inilahmojokerto.com – Puluhan warga Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, mendapat edukasi tentang cara mengenali ciri-ciri penyalahgunaan narkoba melalui sosialisasi Kelurahan Bersih Narkoba (BERSINAR), Kamis (29/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai jenis narkoba, tanda-tanda penyalahgunaan, serta langkah pelaporan apabila ditemukan indikasi peredaran atau penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita, menegaskan bahwa pencegahan dan pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah hingga tingkat kelurahan dan warga.

“Pemberantasan penyalahgunaan narkoba bukan hanya tanggung jawab BNN, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujar Ning Ita.

Ia mengimbau warga agar tidak ragu menyampaikan informasi kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) apabila menemukan tanda-tanda penyalahgunaan narkoba di lingkungannya.

Menurutnya, masyarakat yang telah mendapatkan edukasi diharapkan mampu lebih peka terhadap kondisi sekitar dan berani melaporkan indikasi penyalahgunaan narkoba melalui saluran komunikasi yang tersedia.

“Kalau masyarakat sudah mendapatkan ilmunya, kemudian menemukan tanda-tanda penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar, tolong dilaporkan. Cukup memberikan informasi melalui WhatsApp, nanti BNN yang akan turun tangan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Mojokerto AKBP Damar Bastiar Amarapit mengatakan, keterlibatan pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Ia mengakui, keterbatasan personel membuat BNN membutuhkan dukungan berbagai pihak agar upaya pencegahan dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat kelurahan.

Damar juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam mendorong seluruh kelurahan menjadi Kelurahan Bersinar sebagai langkah memperkuat pencegahan narkoba berbasis masyarakat.

Melalui sosialisasi ini, warga diharapkan semakin memahami bahaya narkoba, mampu mengenali indikasi penyalahgunaan, serta aktif melaporkan temuan kepada pihak berwenang.

Keterlibatan masyarakat diharapkan menjadi salah satu upaya memperkuat lingkungan yang aman dan bebas narkoba di Kota Mojokerto.

14

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini