Petugas bersama warga mengevakuasi jenazah Yopi, korban miras oplosan.

IM.com – Seorang remaja berpenampilan Punk ditemukan tewas di depan rumah kosong di Jalan RA Basuni, Desa Kedungpring Kecamatan Sooko, Mojokerto Selsaa (16/8-2016) pagi. Pria yang diketahui bernama Yopi, asal Tuban itu tewas diduga usai menenggak minuman yang dicampur alkohol medis bersama dua orang temannya.

Kapolsek Sooko, AKP Purnomo menjelaskan, setelah melakukan olah TKP, pihaknya menemukan 3 botol kosong alkohol media, sebuah jerigen kosong tinner, satu botol kosong air mineral, dan 4 saset minuman berenergi.
Pihaknya menduga, Yopi tewas akibat overdosis usai menenggak minuman oplosan tersebut.

“Untuk memastikan penyebab kematian korban, jenazah kami bawa ke RSUD Dr Soekandar Mojosari untuk autopsi,” ujarnya.

Purnomo menambahkan, dari saku celana korban, pihaknya menemukan satu botol pewarna merah. Pihaknya juga belum bisa memastikan kaitan zat pewarna itu dengan kematian korban.

“Kami juga masih memintai keterangan kedua rekan korban yang ikut pesta miras,” ujarnya.

Sementara teman korban, Kusuma Negara (15) mengatakan, dirinya bertemu dengan Yopi dan Yogi Surya Pranoto (18), asal Desa/Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto di konser musik di kawasan wisata Pacet, Minggu (14/8). Ketiga remaja ini teman lama sesama anak punk.

Usai melihat konser, dia dan kedua temannya memilih nongkrong sekaligus tidur di depan rumah kosong Desa Kedungpring. Namun, pada Senin (15/8) siang, ketiga remaja itu ingin mabuk. “Kami membeli satu botol alkohol di apotik kawasan Sooko, harganya Rp 9.500,” kata remaja asal Desa Surowono, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri itu di Polsek Sooko.

Alkohol untuk keperluan medis dengan kadar 70℅ itu lantas mereka oplos dengan air mineral dan minuman berenergi kemasan saset. Selepas magrib, ketiga anak punk itu nekat menenggak minuman oplosan tersebut sampai teler. Ketiganya pun tidur secara terpisah di dekat rumah kosong tersebut.

Namun, hingga matahari terbit pagi tadi, Yopi yang tergeletak di depan rumah kosong, tak kunjung bangun dari tidurnya. Remaja asal Tuban ini ternyata sudah tak bernyawa.

“Saya tahu kalau Mas Yopi sudah meninggal setelah Yogi membangunkan saya, di lokasi sudah ramai warga yang melihat. Saya sendiri tidak tahu, dia meninggal jam berapa karena saya tidur,” ungkap Kusuma. (bud/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here