Longsor di wilayah Pacet skalanya kecil dan tidak ada korban jiwa. Dandim 0815 menyarankan ke Pemkab Mojokerto atau Dinas PU Bina Marga untuk membangun tembok penahan tebing (TPT) di lokasi tersebut karena dikhawatirkan akan ada longsor susulan yang berdampak bangunan SMK 45 yang berada di pinggir tebing ikut longsor

IM.com – Bencana alam tanah longsor terjadi di Jalan Raya Pacet – Trawas KM 3 Dusun Mligi Desa Claket Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto, Sabtu (12/11-2016) sekitar pukul 01.30 WIB. Jalan poros kecamatan menghubungkan Desa Claket Kecamatan Pacet dan Dusun Daplang Kecamatan Trawas menjadi terhambat.

Dandim 0815 Letkol Czi Budi Pamudji mengatakan kejadian longsor di wilayah Pacet skalanya kecil dan tidak ada korban jiwa. Hanya material longsoran menutup sebagian badan jalan tetapi tidak mengganggu arus lalu lintas jalan.

Pihaknya akan menyarankan ke Pemkab Mojokerto atau Dinas PU Bina Marga untuk membangun tembok penahan tebing (TPT) di lokasi tersebut karena dikhawatirkan akan ada longsor susulan yang berdampak bangunan SMK 45 yang berada di pinggir tebing ikut longsor

Untuk memulihkan akses jalan segenap anggota TNI dari Koramil 0815/16 Pacet dan anggota Polri dari Polsek, Dinas Bina Marga, BPBD, Relawan dan masyarakat membersihkan material longsor.


Danramil 0815/16 Pacet Kapten Inf Desto Jumeno, menjelaskan longsoran berasal dari tebing jalan setinggi 6 meter dengan lebar 5 meter. Penyebab dikarenakan intensitas hujan mengguyur wilayah Pacet dan akibat tebing yang dikepras belum ada tembok penahan tebing (TPT). “ Kondisi ini sangat sangat rentan longsor bila terjadi hujan deras,” ujarnya.

Turut serta dalam pembersihan material longsor antara lain Koramil 0815/16 Pacet sebanyak 10 orang, Polsek Pacet 6 orang, Kecamatan Pacet 4 orang, Dinas PU Bina Marga 14 orang, Perangkat Desa Pacet 4 orang, Relawan Tagana 12 orang dan Warga Masyarakat 50 orang. (dim/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here