IM.com – Hujan yang mengguyur Mojokerto telah mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur tqnggul jebol dan tanah longsor. Di Desa Karangdiyeng Kecamatan Kutorejo sebuah tanggul sungai yang melintas di desa tersebut jebol.

Kondisi itu membuat aktifitas warga setempat terganggung. Mengantisipasi kondisi itu Koramil 0815/13 Kutorejo melaksanakan karya bhakti bersama Satpol PP Kecamatan dan warga setempat Selasa (28/2-2017).

Danramil 0815/13 Kutorejo, Kapten Inf Desto Jumeno yang memimpin langsung pelaksanaan karya bakti, menjelaskan jebolnya tanggul sungai di Desa Karangdiyeng disebabkan hujan deras dengan intensitas cukup tinggi di wilayah Kutorejo pada Senin malam (27/02) hingga Selasa dini hari (28/02). ” Sedikitnya 25 orang ikut dalam karya bhakti,” jelas Danramil.

“Terdapat dua titik tanggul yang jebol yang pertama panjang 4 meter dan tinggi 2 meter sedangkan titik kedua panjang dan lebar sama kira-kira 2 meter, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, luapan air sempat menggenangi jalan dusun dan area persawahan, itupun tidak lama beberapa jam kemudian surut,” lanjutnya.


Dalam karya bakti ini, kita lakukan penutupan tanggul yang jebol dengan menggunakan sand sak (karung berisi pasir) sebanyak 70 sak dengan bambu dan kayu sebagai penahan. Ujar Danramil saat di lokasi kegiatan.

Turut serta dalam kegiatan karya bakti, antara lain: Anggota Koramil 0815/13 Kutorejo 10 orang, Satpol PP Kecamatan Kutorejo 5 orang dan warga setempat 10 orang. (rem/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here