Antrean penonton yang akan membeli tiket laga Timnas U-23 vs Laos di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, mengular sejak Jumat (17/8/2018) pagi.

IM.com – Penjualan tiket pertandingan laga Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018 masih kacau. Masyarakat yang ingin menonton laga timnas kontra Laos di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (17/8/2018) ternyata masih sulit memperoleh tiket apalagi yang sesuai harga karena sudah diborong calo.

Salah satu suporter Susetyo Dwi Prihadi mengatakan, tiket laga skuat Garuda menghadapi Thimsad lebih sulit didapat dibanding dua laga sebelumnya. Susetyo yang mengaku sudah antre sejak pukul 08.00 pagi tadi terpaksa harus kecewa tidak bisa mendapatkan tiket yang dijual di loket stadion. Sebab, tiket-tiket itu sudah habis diborong para calo.

”Tiket untuk kategori B seharga Rp 75 ribu,” ujarnya.

Alhasil, penonton dipaksa membeli tiket yang masih tersedia kategori A seharga Rp 300 ribu dan tiket kelas VIP yang dibanderol Rp 500 ribu disebut masih tersedia. Itupun masih harus mengantre panjang sekira 300 meter dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi sampai ke loket tiket di pintu Barat.


“Susah beli tiketnya. Sebelum beli ke sini langsung saya sudah coba cari di online. Tapi di Blibli.com enggak ada tiket untuk pertandingan Indonesia. Saya juga coba ke Alfamart katanya ada, tapi mereka gak jual tiket katanya,” ungkap Susetyo.

Suporter kesal karena menduga tiket habis lantaran aksi borong calo. Suporter yang tidak mendapatkan tiket dipaksa untuk membeli ke calo dengan harga dua kali lipat dari harga resmi yang mencapai Rp 150 ribu per tiket untuk kategori B.

“Itu calo tangkepin. Ambil tiketnya, jual lagi,” teriak salah satu suporter.

Saat ini, pihak kepolisian langsung bergerak cepat untuk menangkap calo tiket di sekitar Stadion Patriot. Sejauh ini, sudah ada empat calo tiket yang diciduk polisi untuk diamankan.

“Calo yang ketangkep diteriakin suporter dan dilempar botol,” ujar Tyo.

Indonesia Asian Games Organizing Committee (INASGOC) menyesalkan banyaknya calo tiket yang berada di sekitar lokasi pertandingan.

Deputi II Bidang Administrasi Pertandingan INASGOC Francis Wanandi mengatakan sebenarnya panitia sudah menambah kapasitas tiket untuk penonton di kategori B yang dibanderol harga Rp 75 ribu. Itu menjadi harga termurah dari tiga kategori tiket yang disiapkan panitia penyelenggara sepanjang babak penyisihan grup.

“Iya antusiasme masyarakat untuk cabang sepak bola sangat tinggi dan kami mencoba memberikan masyarakat kemudahan untuk mendukung Tim Indonesia dengan menambah kursi seharga Rp 75 ribu,” kata Francis, Jumat (17/8).

Namun, ia menyayangkan adanya oknum-oknum yang berupaya menyalahgunakan kebijakan yang telah diambil INASGOC, khusus untuk sepak bola untuk mengambil keuntungan pribadi. Masalah muncul ketika suporter kesulitan untuk membeli tiket melalui penjualan online dan melalui tiket box yang ada di area stadion.

Penjualan Tiket Online Pindah ke Blibli

Pembelian tiket secara daring (online) dialihkan dari KiosTix ke BliBli mulai Kamis (16/8) malam. KiosTix pada awalnya merupakan satu-satunya tempat pembelian tiket daring Asian Games. Mereka bahkan sudah menjual tiket untuk pertandingan di cabang olahraga (cabor) yang mulai lebih dulu macam sepak bola dan bola basket.

Namun, sederet masalah muncul, seperti situs KiosTix yang tidak bisa diakses beberapa kali dan membeludaknya penonton basket di Hall A Gelora Bung Karno (GBK) karena mereka menjual tiket melebihi kapasitas venue. Lantas, proses penukaran tiket opening ceremony (upacara pembukaan) yang sangat rumit pada Kamis menjadi kulminasi masalah.

Berangkat dari kondisi ini,  Ketua INASGOC Erick Thohir melakukan langkah cepat. Blibli digandeng sebagai untuk menjual tiket daring. Menurut sosok yang mempunyai saham di Inter Milan tersebt, keputusan ini diambil untuk mewadahi antusiame masyarakat menyaksikan Asian Games.

“Kami sebagai panitia berkomitmen penuh untuk terus memberikan yang terbaik demi kesuksesan Asian Games 2018 dan selalu berupaya maksimal dalam mencari solusi pada setiap masalah yang muncul,” jelas Erick dalam keterangan resminya.

Pada laman KiosTix sebetulnya masih terdapat pilihan event Asian Games 2018 hingga saat ini. Namun, ketika diakses, langsung muncul informasi yang mengabarkan pembelian tiket daring bisa dibeli di Blibli. Sementara, untuk pembelian langsung bisa dilakukan di Alfamart.(cni/im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here