PJ (kanan) kopilot cantik yang foto telanjangnya saat dirawat di RSU Dr Soetomo beredar di WhatsApp. Foto kanan: Ibu PJ, Houria Robyn didampingi pengacaranya Teuku Mochtar Djohansyah menunjukkan bukti laporan kepolisian.

IM.com – Kopilot cantik korban pelecehan dan pornografi di RSU Dr Soetomo, PJ (23) menutup jalan mediasi. Pihak korban bersikukuh proses hukum terhadap terlapor dokter B, tenaga medis RS kelas I di Surabaya itu tetap dilanjutkan.

“Tidak ada mediasi itu. Kami terus mengikuti progress penyidikan polisi, untuk mendapat keadilan,” jawab Kuasa Hukum P, Teuku Mochtar Djohansyah, Kamis (1/11/2018).

Menurut Teuku Mochtar Djohansyah, kliennya sudah dimintai keterangan oleh Penyidik Unit PPA Polrestabes Surabaya di Rumah Sakit Siloam Surabaya. PJ diperiksa dalam keadaan sadar sepenuhnya.

Teuku juga terus menunggu hasil investigasi yang dilakukan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Jawa Timur. (Baca: IDI Selidiki Skandal Beredarnya Foto Bugil Pasien RSU Dr Soetomo).


“Kami berjalan berpatokan kepada undang-undang yang mengatur tentang hak-hak pasien,” tambahnya.

Sementara terkait kondisi PJ saat ini, Teuku mengatakan, belum stabil. Khususnya kondisi mental PJ yang masih labil mennyebabkan gangguan pada jantungnya.

“Dari hasil diagnosa dokter di RS Siloam saat ini tensinya 180. Jantungnya ada problem, gara-gara kondisi psikologisnya itu. Saat ini kondisi up and down sewaktu-waktu bisa drop sekali. Untuk itu pihak Siloam sedang mengawasi secara intensif,” kata Teuku.

Namun keluarga terus mendampingi korban di rumah sakit, terutama sang ibu. “Saat ini, ibunya sangat intens sekali mendampingi korban di rumah sakit,” tuturnya.

Teuku Mochtar Djohansyah melapor ke Polrestabes Surabaya, Sabtu (27/10/2018) lalu. Dalam laporannya itu, mereka melaporkan R, pria tenaga medis RSU dr Soetomo atas perkara pornografi dan ITE. (jan/im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here