Peserta seleksi tes tulis calon Anggota PPS nampak serius mengerjakan soal. Foto: Martin.

IM.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto menggelar seleksi tes tulis untuk calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pilkada serentak 2020, Rabu (4/3/2020). Seleksi diikuti sebanyak 2.049 pelamar dan dilaksanakan serentak di 18 Kecamatan.

Rinciannya, Kecamatan Jatirejo 138 orang, Gondang 119 orang, Pacet 132 orang, Trawas 80 orang, Ngoro 126 orang, Pungging 129 orang, Kutorejo 126 orang, Mojosari 125 orang, Dlanggu 113 orang, Bangsal 109 orang, Puri 104 orang, Trowulan 117 orang, Sooko 99 orang, Gedeg 91 orang, Kemlagi 126 orang, Jetis 114 orang, Dawarblandong 123 orang dan Mojoanyar 78 orang.

“Hari ini Rabu (04/2//2020) KPU Kabupaten Mojokerto melakukan seleksi tulis untuk calon anggota PPS secara serentak di 18 Kecamatan. Kami berharap pelaksanaan tes tulis ini berjalan lancar dan semua calon bisa mengikuti jadwal yang sudah ditentukan KPU Kabupaten Mojokerto,” ujar Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto Zainul Arifin.

Untuk pelaksanaan seleksi ini, KPU Kabupaten Mojokerto membagi waktu pelaksanaan menjadi dua sesi pada hari yang sama. Setiap sesi digelar di sembilan kecamatan.


Pada sesi pertama dilakukan pukul 11.00 WIB yang diikuti sembilan Kecamatan. Antara lain Kecamatan Dawarblandong, Kecamatan Gedeg, Kecamatan Puri, Kecamatan Gondang, Kecamatan Mojosari, Kecamatan Ngoro, Kecamatan Pungging, Kecamatan Pacet dan Kecamatan Jatirejo.

“Kemudian sesi kedua dilakukan pukul 13.00 WIB, diikuti Kecamatan Kemlagi, Kecamatan Jetis, Kecamatan Trowulan, Kecamatan Sooko, Kecamatan Dlanggu, Kecamatan Mojoanyar, Kecamatan Bangsal, Kecamatan Kutorejo dan Kecamatan Trawas,” jelas Komisinoner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM itu.

Bagi calon anggota PPS yang tidak bisa mengikuti tahapan seleksi di sesi pertama, PPK di masing–masing Kecamatan memberi kesempatan untuk mengikuti pada sesi kedua. Seperti yang terjadi di Kecamatan Pacet.

“Di Kecamatan Pacet ada 20 Desa dan masing–masing sudah mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti seleksi tahapan ini. Dari 20 Desa hanya calon anggota PPS dari Desa Kembang Belor yang tidak bisa mengikuti seleksi di sesi pertama. Tapi mereka masih mengikuti seleksi di sesi kedua,” ujar Efendi, anggota PPK Kecamatan Pacet.

Lebih lanjut Efendi mengatakan, para calon anggota PPS di Kecamatan Pacet didominasi wajah–wajah baru. “Karena Desa mungkin ingin regenerasi para anggota PPS kendati masih ada satu atau dua wajah lama sebagai pengkader,” bebernya.

Ribuan calon anggota PPS ini diuji pengetahuannya terkait dengan tugas dan wewenang sebagai penyelenggara pemilihan. Sekaligus pengetahuan terkait calon perseorangan, meskipun Pilkada tahun ini dipastikan tidak ada calon perseorangan yang mengikuti kontestasi pemimpin di Kabupaten Mojokerto.

Selanjutnya, pada 8 – 10 Maret 2020 KPU Kabupaten akan mengumumkan hasil seleksi tulis dari ribuan peserta tadi. Setiap Desa nanti akan dipilih tiga anggota PPS yang terdiri satu orang Ketua dan dua orang anggota. Sebelum bertugas pada 23 September pada Pilkada 2020 Kabupaten Mojokerto, mereka masih harus melalui sejumlah tahapan seleksi lagi hingga pada tahap pelantikan. (rei/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here