Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menerima piagam penghargaan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa atas predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) enam kali berurut-turut pada pengelolaan keuangan daerah.

IM.com – Pemerintah Kota Mojokerto berhasil mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Hal itu dibuktikan dengan Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih enam kali berturut-turut dan masuk 10 terbaik untuk Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah se-Jawa Timur.

Atas capaian itu, Pemkot Mojokerto pun menerima apresiasi dari Kementerian Keuangan RI. Piagam penghargaan diberikan melalui Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan diterima Walikota Ika Puspitasari.

Sementara Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Tahun 2018, Pemkot Mojokerto mendapat skor kinerja sangat tinggi yakni 3,4197. Dengan capaian itu, Pemkot Mojokerto meraih peringkat ke-2 kategori Kota se-Jatim dan rangking 10 untuk Kota/Kabupaten.

Khofifah berharap akuntabilitas sebagai proses evaluasi bisa terus dimaksimalkan.


“Antara hal yang emergency dan urgent, pasti kepala daerah bisa memutuskan bagaimana bantuan-bantuan tidak terduga harus disiapkan untuk berbagai proses pelayanan dari mulai; promotif, kuratif dan rehabilitatif. Bersama-sama kita akan memformat bagaimana semua berjalan berseiring, ekonomi sehat, rakyat sehat, pilkadanya juga sehat,” kata Khofifah saat penyerahan penghargaan predikat WTP kepada pemda se-Jatim Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2019, di Surabaya, Senin (19/10/2020).

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jatim Dedi Sopandi dan Wagub Jawa Timur Emil Elestianto Dardak turut hadir dalam acara penyerahan penghargaan dirangkai dengan kegiatan Rapat Koordinasi Ketertiban dan Keamanan di Wilayah Jatim

“Capaian opini WTP atas laporan keuangan merupakan salah satu indikator dari pengelolaan keuangan negara yang sehat. Oleh karena itu upaya-upaya untuk mencapai dan mempertahankan opini terkait sangat diperlukan,” kata Dedi Sopandi.

Dedi mengatakan, penghargaan ini diharapkan dapat membangun semangat bersama mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang sehat. Hal itu guna memperkuat pondasi kuat dalam rangka mencapai Indonesia mandiri.

Usai menerima penghargaan Ning Ita menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada semua pihak atas diperolehnya predikat WTP untuk Kota Mojokerto. Ning Ita mengingatkan seluruh jajaran pemerintahannya agar jangan sampai terlena karena kebanggan ini.

“Tentunya ini menjadi sesuatu yang membanggakan, tapi jangan menjadi lengah. Mudah-mudahan ke depan terus bisa meningkatkan prestasi. Mudah-mudahan dengan WTP kita semakin mendapat kepercayaan lebih dari masyarakat terkait dana yang dikelola pemerintah,” ujar Ning Ita.

Apresiasi yang diserahkan pada kesempatan ini berupa 37 piagam penghargaan dan 25 plakat kepada pemerintah daerah yang mendapatkan opini WTP atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2019. Yaitu 1 untuk laporan keuangan Pemprov, 28 laporan keuangan pemerintah daerah kabupaten dan 8 laporan keuangan pemerintah daerah kota. Selain itu, juga diserahkan plakat atas pencapaian WTP selama 10 kali berturut turut disampaikan kepada Pemerintah Kota Blitar, 1 plakat kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, 18 kepada kabupaten dan 5 kota atas capaian WTP 5 sampai 9 kali termasuk Kota Kediri. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here