Vaksinasi serentak tahap II di Kabupaten Mojokerto dipusatkan di lapangan Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Rabu (24/2/2021).

IM.com – Vaksinasi Covid-19 tahap kedua dilaksanakan serentak di Kota/Kabupaten Mojokerto Rabu (24/02/2021). Kali sasarannya, petugas pelayanan publik, polisi hingga jurnalis.

Penyuntikan vaksin Covid-19 di Kabupaten Mojokerto digelar di lapangan Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Mojosari. Petugas pelayanan publik dan aparat TNI/Polri yang mendapat jatah vaksinasi ini. (Baca: Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama di Mojokerto Dikhususkan Forkopimda dan Nakes).

“Seluruhnya ada 931 orang di wilayah Kabupaten Mojokerto yang divaksin hari ini. Dari Polres Mojokerto berjumlah 901 personel Polri dan ASN Polri, yang lainnya anggota TNI,” kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, Rabu (24/2/2021).

Dony pun termasuk dalam kelompok yang disuntik vaksin tahap kedua ini. Sebagaimana tahap pertama, prosedur pelaksanaan vaksinasi tetap melalui screening tensi darah dan cek kesehatan lainnya.


“Untuk para penyintas di sini dijelaskan oleh Tim Dinkes maksimal 3 bulan setelah terhitung negatif baru bisa dilaksanakan vakinasi,” tambah Dony.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Plh Bupati Mojokerto, Didik Chusnul Yaqin, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto Sujatmiko serta jajaran pejabat OPD.

Sementara di Kota mojokerto, sebanyak 51 wartawan di Kota Mojokerto menjalani vaksinasi Covid-19. Penyuntikan vaksin digelar di RSUD dr. Wahidin  Sudiro Husodo. (Baca: Khofifah Puji Klinik Vaksinasi RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo Pertama di Indonesia).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Dinkes Kota Mojokerto atas pelaksanaan vaksin hari ini, termasuk peran aktif dari teman-teman pers yang bersedia mengikuti program vaksinasi Covid-19,” kata Ketua PWI Mojokerto Diak Eko Purwoto.

Diak juga salah satu wartawan yang ikut disuntik vaksin buatan China itu. Ia menyampaikan agar masyarakat tidak ragu dan khawatir untuk mengikuti vaksinasi ini, karena keamanannya terjamin.

“Sudah ada jaminan dari pemerintah kalau vaksin ini halal dan tidak berbahaya. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir untuk vaksinasi, karena sangat penting,” ucap jurnalis televisi ini.

Meski demikian, ada beberapa hal yang harus diperhatikan masyarakat yang akan mengikuti vaksinasi.  Antara lain tekanan darahnya harus normal.

“Vaksin Covid-19 tidak sakit dan tidak ada efek sampingnya. Efeknya mungkin ngantuk, lapar dan pusing ringan selama satu jam setelah menerima vaksin. Mereka yang sudah vaksin hari ini akan kembali 14 hari lagi untu kembali menerima suntikan kedua di RSUD,” tutur Koordinator Vaksin RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo, dr Pungky.

Sebelumnya, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, total penerima vaksin tahap II sebanyak 29.809 orang yang terbagi dalam 13 kelompok. Salah satunya adalah tenaga pendidik, pekerja media, tokoh agama, hingga lansia.

“Untuk penyuntikan dosis pertama, diperkirakan selesai antara 7 sampai 14 hari. Salah satunya adalah 1.588 tenaga pendidik dan kependidikan, seiring akan dimulainya kegiatan belajar mengajar tatap muka awal bulan Maret mendatang,” jelasnya. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here