KH Asep Saifuddin Chalim bersama pengurus yayasan yang didirikannya Asep Saifuddin Chalim Foundation berkomitmen memberikan pendidikan murah dan berkualitas untuk semua lapisan masyarakat.

IM.com – Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Kembangbelor, Kecamatan Pacet, KH Asep Saifuddin Chalim mendirikan yayasan baru. Misi badan hukum bernama Asep Saifuddin Chalim Foundation tersebut untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.

Asep mengatakan, yayasan yang didirikannya itu murni bergerak di bidang sosial-pendidikan. Asep Saifuddin Chalim Foundation, kata Kiai Asep, ingin menumbuhkan iklim pendidikan bermutu yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.

“Pendidikan itu seharusnya murah dan berkualitas, bahkan kalau bisa gratis. Karena pendidikan sangat penting sebagai ujung tombak untuk mewujudkan negara yang adil dan makmur,” kata KH Asep dalam peluncuran Asep Saifuddin Chalim Foundation di Institue Abdul Chalim, Rabu (24/2/2021).

Dalam melaksanakan misi itu, Asep Saifuddin Chalim Foundation akan menggerejok beasiswa untuk peserta didik di setiap jenjang pendidikan. Tidak hanya di Mojokerto, Kiai Asep menyatakan, pendidikan murah dan gratis dari yayasannya itu akan disebarkan ke kota/kabupaten se-Indonesia.


“Selama ini, beasiswa yang sudah kami berikan sudah mencapai 3 ribuan untuk peserta didik di seluruh Indonesia. Melalui Asep Saifuddin Chalim Foundation beasiswa akan kami berikan lagi ke seluruh daerah, 514 kota/kabupaten se-Indonesia,” cetusnya.

Beasiswa itu juga akan diberikan untuk mahasiswa Abdul Chalim Institute, perguruan tinggi yang sedang merangsek ke taraf internasional. Saat ini, Kiai Asep sudah mengelola madrasah bertaraf internasional di bawah naungan Yayasan Amanatul Ummah. (Baca juga: Presiden Jokowi Buka Rakernas Pergunu di PP Amanatul Ummah Pacet Besok).

Ayah Wakil Bupati mojokerto terpilih, Muhammad Albarra itu megungkapkan, pihaknya tidak pernah meminta bantuan dari pemerintah untuk mendanai operasional yayasan pendidikan yang dikelolanya. Demikian pula, untuk pengelolaan Saifuddin Chalim Foundation nanti.

Kiai Asep menekankan, sumber dana dan pemberian beasiswa yang digelontorkan yayasannya itu kelak juga tidak akan melibatkan pemangku kebijakan yang sifatnya transaksional.

“Berdirinya Saifuddin Chalim Foundation ini murni sebagai bentuk kepedulian kami terhadap pendidikan masyarakat. Jadi kami tidak mau kerjasama dengan pemerintah untuk mengelola yayasan ini. Bahkan saya tidak ingin menerima bantuan, apalagi yang sifatnya transaksi,” tegasnya. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here