Ratusan buruh tergabug dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Timur untuk mendesak Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa segera menetapkan UMSK Kabupaten Mojokerto.

IM.com – Ratusan buruh dari Bumi Majapahit menggeruduk Gedung DPRD Jawa Timur di Jalan Indrapura, Kota Surabaya, Kamis (14/10/2021). Pendemo menuntut dewan turun tangan mendesak Gubernur Khofifah Indar Parawansa segera menetapkan Upah Minimun Sektoral Kota/Kabupaten (UMSK) Mojokerto.

Ratusan buruh yang menyuarakan aspirasi di depan gedung parlemen tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI). Mereka melakukan demonstrasi lantaran sampai jelang akhir tahun 2021 ini, belum ada sinyal Gubernur Jatim akan menetapkan UMSK.

“Padahal bupati Mojokerto usai dilantik langsung membuat rekomendasi agar gubernur segera menerbitkan surat keputusan UMSK bagi Kabupaten Mojokerto,” tandas Koordinator Aksi FSPMI, Kamis (14/10/2021).

Apalagi mengingat deadline untuk menetapkan UMSK tahun 2021 adalah bulan Desember. Sedangkan sekarang sudah bulan Oktober Maka melalui aksi unjuk rasa ini, FSPMI juga mempertanyakan komitmen gubernur perhatiannya terhadap nasib buruh di Jatim khususnya di Mojokerto.


“Mau sampai kapan gubernur tak kunjung keluarkan SK tersebut,” tukasnya.

Menurut Jazuli, agak aneh jika sampai hari ini Gubernur Khofifah belum menetapkan UMSK. Sebab, semua proses sudah dilalui sesuai mekanisme, termasuk pembicaraan di dewan pengupahan tingkat kabupaten.

“Saat ini tinggal menunggu tanda tangan dari gubernur saja,” cetus Jazuli.

Menanggapi aksi pendemo, anggota Komisi E DPRD Jatim Hartoyo menegaskan pihaknya akan meneruskan tuntutan buruh melalui surat ke gubernur. Ia berharap agar gubernur segera menetapkan UMSK kabupaten Mojokerto.

“Akan ditanyakan sampai kapan gubernur untuk segera menerbitkan penetapan UMSK kabupaten Mojokerto,” ujar politisi Partai Demokrat ini. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here