Jasad Ribut (51), pedagang akik yang mendadak tergeletak tak bernyawa saat berjualan di trotoar Jalan Karyawan, Kelurahan Sentanan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Senin 8/8/2022).

IM.com – Seorang pedagang batu Akik di Jalan Karyawan, Kelurahan Sentanan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, meninggal dunia saat berjualan, Senin (8/8/2022). Korban, Ribut (52), tiba-tiba tergeletak tak lama setelah meminta rokok ke temannya sesama penjual akik.

Ribut terakhir kali berbincang dan meminta rokok ke temannya, Hasyim, sekitar pukul 10.30 WIB. Beberapa saat kemudian, warga Desa Japanan, Kecamatan Kemlagi, Mojokerto itu tergeletak tanpa sepengetahuan Hasyim yang sedang fokus berjualan.

“Waktu saya lihat lagi, dia sudah tidak sadar, badan dan kepalanya miring. Kejadiannya tadi saya tidak tahu,” kata Hasyim, warga Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, Mojokerto di lokasi.

Hasyim yang terkejut seketika menghampiri dan mencoba membuat tubuh korban tegak. Sementara sejumlah orang yang melihat kejadian itu juga buru-buru memberikan pertolongan.


“Saya menopang tubuhnya dan orang-orang datang bantu mijitin. Tetapi dia sudah tengadah terus keluar air dari mulut,” ujarnya.

Tak lama kemudian, istri korban datang ke lokasi dengan menangis histeris saat mengetahui korban sudah tak bernyawa. Sejumlah petugas tampak menenangkan istri korban. Usai dilakukan identifikasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), jenazah korban dievakuasi ke mobil ambulance.

Menggunakan mobil ambulance milik Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto, jenazah korban dibawa ke ruang jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.

Menurut Hasyim, selama ini hingga percakapan terakhirnya, korban tidak pernah mengeluh sakit. Hanya, lanjutnya, dalam perbincangan tadi, Ribut menceritakan dirinya memiliki riwayat sakit asam lambung.

“Tadi tidak ngomong masalah sakit, cuman riwayat sakit ada, lambung. Memang biasanya jualan, tapi akhir-akhir ini jarang jualan, kemarin nggak jualan. Satu minggu dua kali ini,” ungkap Hasyim. (cw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here