Bupati Ikfina Fahmawati menijau ternak itik milik salah satu peternak dari Kelompok Tani 'Sumber Tani Empat' yang mendapat bantuan di Desa Plososari, Kecamatan Puri, Selasa, (30/5/2023).

IM.com – Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto menyerahkan bantuan 275 ekor itik Mojosari kepada 83 peternak. Pemberian ini sebagai upaya pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat.

Sebanyak 83 orang yang mendapat bantuan terdiri dari 63 peternak dari Kelompok Tani ‘Sumber Tani Empat’ dan 20 peternak khusus unit usaha. Adapun bantuan tersebut tediri dari 275 indukan itik itu masing-masing berupa 25 ekor itik jantan dan 250 ekor itik betina.

Selain itik, para peternak juga mendapatkan 1 unit mesin tetas telur kapasitas 300 butir, 4 liter desinfektan, 20 pack vitamin dan 500 kilogram pakan konsentrat. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati di Desa Plososari, Kecamatan Puri, Selasa, (30/5/2023).

Bupati Ikfina menyampaikan penyerahan bantuan itik ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Mojokerto untuk segera memulihkan kondisi ekonomi. Selain itu, peternakan ini menjadi potensi yang penting di Kabupaten Mojokerto, terutama dalam pengendalian inflasi.

“Jadi saat ini Pemerintah Daerah terus diperingatkan oleh pemerintah pusat terkait pengendalian inflasi. Inflasi itu menyebabkan barang naik terus. Karena pasokannya kurang, sedangkan yang membutuhkan banyak,” katanya.

Bupati Ikfina juga meminta para peternak untuk bisa memanfaatkan segala potensi yang ada, termasuk kotoran hewan. Menurutnya, segala kotoran hewan ternak bisa dimanfaatkan dan bisa diolah untuk menjadi pupuk organik.

“Peternakan semuanya bisa dimanfaatkan. Jadi tidak ada yang terbuang, semua bisa dimanfaatkan. Dan ini tentu bisa dikelola ini untuk dijadikan pupuk organik,” jelasnya.

Kegiatan penyerahan bantuan itik itu dihadiri pula oleh Kepala Dinas Pertanian Nurul Istiqomah, Forkopimca Puri, Kepala Desa Plososari dan Ketua Kelompok Tani ‘Sumber Tani Empat’. Ikfina mengapresiasi segala sesuatu yang telah dilakukan baik peternak maupun petani dalam rangka menjaga ketahanan pangan.

“Karena ini peternak dan juga petani. Saya minta tolong untuk bisa menjaga stabilitas pangan. Karena saat ini banyak negara penghasil beras yang tidak mau ekspor. Semoga Kabupaten Mojokerto bisa menjaga inflasi dan ketahanan pangan tetap aman,” ungkapnya. (im)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini