Junaedi Kepala KPPN Mojokerto saat konferensi pers realisasi APBN sampai Triwulan IV tahun 2023, di aula lantai dua Kantor KPPN Mojokerto, Selasa (30/1/2024).

IM.com – Kinerja APBN Mojokerto Raya sampai akhir Desember 2023 sangat baik. Kabar ini disampaikan Junaedi Kepala KPPN Mojokerto saat konferensi pers realisasi APBN sampai Triwulan IV tahun 2023, di aula lantai dua Kantor KPPN Mojokerto, Selasa (30/1/2024).

Junaedi menyampaikan indikasi sangat baik yakni, pendapatan negara sudah melampaui target yang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 1,494,29 milyar atau 113,46 persen dari target 1,316,98 M.

“Pendapatan negara triwulan ke IV mengalami kenaikan 4,46 persen bila dibandingkan triwulan IV 2022. Peningkatan terjadi pada penerimaan perpajakan khususnya penerimaan pajak pertambahan nilai yang mengalami pertumbuhan y on y,” jelasnya.

Sedangkan kontraksi, lanjut Junaedi, terjadi pada penerimaan perpajakan jenis PPh, PBB dan PTLL. Penerimaan negara bukan pajak juga mengalami peningkatan dengan tahun 2022 periode yang sama.

“Ini didorong oleh pertumbuhan PNBP lainnya, sedangkan pendapatan BLU lebih rendah dibandingkan triwulan IV tahun 2022,” tegasnya.

Terkait belanja negara, sampai dengan triwulan IV 2023 juga mengalami peningkatan yamg disebabkan oleh meningkatnya realisasi belanja pemerintah pusat {BPP) baik belanja pegawai, belanja barang maupun belanja modal dan belanja TKD dibandingkan dengan triwulan IV tahun 2022.

“Belanja negara Rp 6,224 milyar atau 98,94 persen dari pagu 6.291.11 milyar. Sedangkan defisit atau surplus sebesar Rp 4.730.34 milyar,” jelasnya.

Meskipun telah mencapai target, namun KPPN Mojokerto, kata Junaedi berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja guna memastikan bahwa target-target yang telah ditetapkan dapat tercapai kembali di tahun 2024 mendatang.

“Kedepannya, kami akan terus melakukan yang terbaik untuk meningkatkan realisasi anggaran. Apalagi tahun ini ada perhelatan Pemilu sehingga dikhawatirkan terjadi kontraksi,” cetusnya.

Untuk itu, pihaknya akan terus memonitor lembaga mitra kerja yang memiliki penyerapan anggaran yang masih rendah.

“Kami juga akan mengundang mereka untuk berdiskusi guna mendengar kendala yang mungkin mereka hadapi agar kedepan serapan mereka bisa tercapai maksimal,” katanya.

Junaedi berharap seluruh satker mitra kerja KPPN Mojokerto dapat lebih berkomitmen mengawal pelaksanaan anggaran di unit kerjanya masing-masing.

“Ini agar seluruh target kinerja pelaksanaan anggaran dapat tercapai optimal dan dapat segera memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya. (ana)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini