
inilahmojokerto.com – Ajang Kejurprov Dayung Jawa Timur 2026 yang digelar di Kota Mojokerto tak hanya menghadirkan persaingan antar atlet, tetapi juga membawa pesan lebih dalam tentang pentingnya pembentukan karakter generasi muda melalui olahraga.
Hal itu ditegaskan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menutup kejuaraan pada Senin (20/4-2026)
Wali kota menilai, kompetisi seperti ini menjadi ruang strategis menanamkan nilai-nilai penting seperti sportivitas, disiplin, dan semangat pantang menyerah.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mencari juara, tetapi juga membangun fondasi karakter yang kuat bagi generasi penerus bangsa,” tuturnya.
Menurutnya, keberhasilan sebuah kejuaraan bukan semata diukur dari siapa yang keluar sebagai juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi fondasi dalam membentuk karakter kuat bagi para atlet muda sebagai generasi penerus bangsa.
Selama tiga hari pelaksanaan, atmosfer kompetisi berlangsung dinamis dengan semangat fair play yang tinggi. Tuan rumah Kota Mojokerto berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan menembus tiga besar.
Sementara gelar juara umum diraih oleh Kabupaten Mojokerto, diikuti Kota Surabaya di posisi kedua.
Wali Kota mengaku bangga atas capaian para atlet daerahnya. Ia menyebut prestasi tersebut sebagai hasil kerja keras dan dedikasi yang patut diapresiasi, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan olahraga di daerah.
Apresiasi juga disampaikan kepada PODSI Jawa Timur, KONI, serta seluruh atlet dan ofisial yang telah berkontribusi menyukseskan kejuaraan ini.
Kejurprov yang diikuti 12 kabupaten/kota se-Jawa Timur dengan sekitar 350 atlet ini mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari U15, U18, hingga umum.
Partisipasi yang luas itu menunjukkan tingginya minat sekaligus potensi cabang olahraga dayung di Jawa Timur.
Suksesnya penyelenggaraan kejuaraan ini sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam mendukung pengembangan olahraga.
Lebih jauh, olahraga diposisikan sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang tangguh, disiplin, dan berdaya saing di masa depan. (anto)










































