Pembangunan jembatan mulai dilaksanakan setelah personel Koramil 0815/13 Kutorejo bersama masyarakat Desa Payungrejo menggelar doa bersama di lokasi pembangunan, Jumat (25/9/2026).

inilahmojokerto.com – Pembangunan Jembatan Beton Perintis Garuda di Desa Payungrejo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, akan membawa harapan baru bagi warga Dusun Bulupayung dan Dusun Blumbang.

Jembatan yang menghubungkan dua dusun tersebut tidak hanya ditujukan untuk memperbaiki akses warga, tetapi juga diharapkan mampu memperlancar aktivitas pertanian dan menggerakkan perekonomian masyarakat.

Pembangunan jembatan mulai dilaksanakan setelah personel Koramil 0815/13 Kutorejo bersama masyarakat Desa Payungrejo menggelar doa bersama di lokasi pembangunan, Jumat (25/9/2026).

Bagi warga, keberadaan jembatan baru menjadi kebutuhan penting karena jalur tersebut selama ini digunakan untuk berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari mobilitas warga, akses menuju lahan pertanian, perjalanan anak-anak ke sekolah, hingga kegiatan usaha masyarakat.

Kepala Desa Payungrejo, Lilik Nurfawiyah, mengatakan kondisi jembatan lama sudah cukup memprihatinkan. Usianya yang sudah lama membuat sejumlah bagian jembatan mengalami kerusakan dan dinilai tidak lagi layak digunakan.

“Jembatan ini sudah lama dan kondisinya sudah tidak layak. Kalau banjir, air sering meluap. Di bagian bawah jembatan juga sudah terdapat lubang-lubang sehingga memang membutuhkan pembangunan jembatan baru,” jelas Lilik.

Menurutnya, pembangunan jembatan baru akan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Salah satunya memperlancar akses warga yang beraktivitas di sektor pertanian.

Jalur yang lebih layak akan memudahkan mobilitas petani ketika menuju lahan maupun membawa kebutuhan pertanian dan hasil panen. Akses tersebut juga dapat membantu memperlancar distribusi barang dari dan menuju kawasan permukiman.

Manfaat serupa juga diharapkan dirasakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kemudahan akses antar-dusun dapat membuat mobilitas barang dan aktivitas perdagangan warga menjadi lebih mudah.

“Alhamdulillah, saya sangat senang sekali sebagai kepala desa mendapatkan bantuan pembangunan jembatan baru ini. Pembangunan ini sangat-sangat bermanfaat bagi desa kami,” ungkapnya.

Selain berdampak terhadap aktivitas ekonomi, jembatan baru juga diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Akses pendidikan turut menjadi bagian penting. Selama ini jalur penghubung Bulupayung-Blumbang juga digunakan anak-anak untuk berangkat dan pulang sekolah. Dengan jembatan yang lebih layak, mobilitas mereka diharapkan semakin lancar.

Pembangunan jembatan diawali dengan kerja bakti masyarakat bersama personel Koramil 0815/13 Kutorejo. Sehari sebelum doa bersama, mereka membersihkan area sekitar lokasi sekaligus melihat kondisi awal jembatan lama.

Bagi warga Payungrejo, pembangunan Jembatan Beton Perintis Garuda bukan sekadar mengganti jembatan lama. Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi penghubung yang memperkuat aktivitas masyarakat dari dua dusun sekaligus membuka akses ekonomi yang lebih luas.

Semakin lancarnya konektivitas diharapkan membuat warga lebih mudah bekerja, mengangkut hasil pertanian, menjalankan usaha, bersekolah, hingga beraktivitas antarwilayah.

Pembangunan jembatan serupa juga dilakukan di dua titik lain di Kabupaten Mojokerto, yakni Desa Kembangringgit, Kecamatan Pungging, dan Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal.

Kehadiran sejumlah jembatan baru tersebut diharapkan semakin memperkuat konektivitas wilayah pedesaan dan memberikan manfaat langsung bagi aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat.

11

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini