Ika Puspitasari akrab disapa Ning Ita menyempatkan diri berkenalan dengan warga Lingkungan Sentanan Tengah, Kelurahan Purwotengah, Kecamatan Kranggan dan berbagi paket sembako untuk 67 rumah tangga miskin (RTM) sebagai zakat maal

IM.com – Ika Puspitasari akrab disapa Ning Ita belusukan menyapa warga Kota Mojokerto, Sabtu (26/8/2017). Adik kandung Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa ini juga berbagi paket sembako untuk 67 rumah tangga miskin (RTM) sebagai zakat maal.

Dalam belusukan kali ini, Ning Ita menyasar Lingkungan Sentanan Tengah, Kelurahan Purwotengah, Kecamatan Kranggan. Perempuan berhijab ini menyempatkan diri berkenalan dengan warga yang mayoritas janda di halaman rumah Kustianingsih (55).

Maklum saja, selama ini aktivitasnya lebih banyak di Kabupaten Mojokerto. “Semua muslim itu bersaudara, dengan bersilaturrahim seperti ini, ikatan persaudaraan kita akan semakin kuat,” kata Ning Ita kepada warga.

Selain itu, Ning Ita juga berbagi paket sembako kepada puluhan ibu-ibu dari RTM di Lingkungan Sentanan Tengah. Sedikitnya 67 bingkisan sembako telah disiapkan oleh perempuan yang juga menjabat Ketua Bidang Sosial PC Muslimat NU Kabupaten Mojokerto itu.


Pembagian sembako ini wujud nyata kepedulian Ning Ita kepada warga kurang mampu di Kota Mojokerto. Berkaca dari belusukan ke 18 kelurahan yang dia lakukan selama Bulan Ramadan, ternyata masih banyak RTM yang membutuhkan uluran tangannya. Bagaimana tidak, dari 1.000 paket sembako yang dia sediakan kala itu, masih banyak warga kota yang tak kebagian.

“Hari ini saya bagikan sembako, ada beras, gula, minyak goreng untuk ibu-ibu semua. Ini bentuk kepedulian saya, niat saya ingin bermafaat bagi sesama. Semoga niatan itu direstui Allah SWT berkat doa ibu-ibu semua,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ning Ita juga mensosialisasikan program Ita Kita Sejahtera kepada warga. Dia mengajak para pemilik toko sembako di Lingkungan Sentanan Tengah untuk meningkatkan usaha berbasis koperasi.

Kelebihannya, aneka kebutuhan pokok akan disuplai langsung oleh keluarga Ning Ita dengan harga lebih murah dibandingkan di pasar. Tentunya harga jual ke masyarakat juga bakal lebih murah. Dengan begitu, pasar murah akan berjalan berkesinambungan.

“Para pemilik toko bisa daftar ke tim saya. Karena saya tak ingin mematikan pasaran toko sembako di sini, maka toko yang ada dipakai drop site, barangnya saya yang support,” terangnya.

Bantuan dari Ning Ita ini disambut baik oleh warga Lingkungan Sentanan Tengah. Salah seorang warga, Kustianingsih (55) mengaku terbantu dengan paket sembako gratis yang dibagikan Ning Ita. “Alhamdulillah sembako ini bisa saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Selain bantuan sembako, Kustianingsih juga berharap sosok peminpin di Kota Mojokerto serius membenahi drainase Lingkungan Sentanan Tengah. Menurut dia, saat musim hujan tiba, banjir kerap melanda lingkungan ini. “Lingkungan sini sering banjir, selokan sudah dibenahi, tapi kemarin masih banjir,” cetusnya.

Hal senada dikatakan Lisa Nurfadilah (41), warga Lingkungan Sentanan Tengah. Dia berharap sosok peminpin Kota Mojokerto nantinya rajin belusukan untuk melihat langsung keluhan yang dialami warga. Salah satunya masalah banjir yang kerap melanda saat hujan deras mengguyur dalam waktu cukup lama. “Setelah diperbaiki selokannya, saat banjir surutnya lebih lama. Harapannya drainase dibenahi lagi,” tandasnya. (kus/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here