Sosok David yang mengaku anggota TNI AD (Istimewa)

IM.com – Agar cepat mendapatkan SIM C, David Hermawan (23) nekat menggunakan cara tak terpuji. Satpam pabrik di Surabaya ini mengaku sebagai anggota TNI AD. Namun, modusnya itu ketahuan petugas sehingga dia ditangkap.

Kasat Reskrim Polresta Mojokerto AKP Suhariyono mengatakan, David berniat mengurus perpanjangan SIM C miliknya yang telah mati. Lantaran masa berlaku SIM miliknya sudah kedaluwarsa, dia harus mengurus dari awal. Sekitar pukul 09.00 WIB, pemuda asal Desa Cendoro, Jetis ini datang ke pelayanan SIM Polresta Mojokerto di Jalan Bhayangkara.

Sepintas penampilan David mirip anggota TNI. Potongan rambutnya cepak, ditambah lagi saat itu dia memakai kaus training milik anggota TNI AD. Namun, penampilan satpam pabrik di Surabaya ini tak bisa mengelabuhi anggota Sat Lantas Polresta Mojokerto di bagian pelayanan SIM. Petugas pun meminta David menunjukkan KTA sebagai bukti anggota TNI.

“Dia mau membuat SIM C, mungkin karena susah, dia minta tolong agar dibantu sambil mengatakan dirinya anggota TNI AD dari Korem Surabaya. Saat ditanya KTA, dia kepepet dan lari, kemudian ditangkap anggota Propam,” kata Suhariyono, Rabu (1/11/2017).

Dari tangan Propam, David diserahkan ke Sat Reskrim Polresta Mojokerto untuk menjalani pemeriksaan. Berdasarkan hasil interogasi, lanjut Suhariyono, David mendapatkan kaus training TNI AD dari kenalannya di Surabaya. Namun, dia belum pernah melakukan penipuan dengan modus menjadi anggota TNI gadungan.

Oleh sebab itu, David hanya akan dikenakan wajib lapor atau membuat surat pernyataan tak mengulangi perbuatan yang sama. Terlebih lagi dia menyesali perbuatannya.

“Dia nangis-nangis karena takut dipecat dari pekerjaannya. Karena dia belum melakukan penipuan, itu menjadi pertimbangan, nanti saya laporkan dulu ke pimpinan. Juga tergantung orang tuanya kalau sanggup membina, nanti bisa dikenai wajib lapor atau membuat pernyataan,” tandasnya. (kus/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here