Kapolres Mojokerto didampingi jajaran Kodim 0815, Yonif 503 Para Raider dan Denpom serta Ketua DPRD mengecek kesiapan pasukan Operasi Lilin Semeru 2017

IM.com – Apel gelar pasukan operasi lilin Semeru 2017 Polres Mojokerto berlangsung, di halaman Markas Polres Mojokerto Jalan Gajahmada, Kamis (21/12-2017) petang. Operasi Lilin 2017 akan dilaksanakan mulai 23 Desember 2017 sampai 1 Januari 2018 melibatkan 581 personel.

Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata S.Sos, SIK, MH menjelaskan Polres Mojokerto dalam operasi Lilin tahun 2017 ini melibatkan 350 personel Polri dan instansi terkait 231 personel TNI, Dishub, Satpol PP, Dinkes, Dispar, PMK, Jasa Raharja, pengusaha Derek, relawan, Banser dan segenap elemen masyarakat.

Salah satu tujuan utama adalah mewujudkan Sitkamtibmas Kabupaten Mojokerto aman, tertib dan kondusif khususnya selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Seperti di tempat tempat ibadah, jalan jalan perlintasan arus mudik dan balik, obyek wisata, pusat perbelanjaan, serta fasilitas transportasi yang akan digunakan, seperti terminal bus, statsion kereta api, pelabuhan dan bandara.

Sedangkan untuk menjamin ketersedian dan stabilitas harga bahan pokok, Polri bersama dengan Kementan, Kemendag, Kemenperin, Badan POM, KPPU dan Perum Bulog, telah melaksanakan langkah langkah preventif secara sinergis guna mencegah terjadinya permasalahan dalam pemenuhan kebutuhan bahan pokok.


Di seluruh tempat tempat tersebut, kata Kapolres untuk wilayah hukum Polres Mojokerto saat ini telah direncanakan 12 Pos Pam dan 1 Pos Yan antara lain Pos Pam Trowulan, Jampirogo, Kenanten, Mentex, Pacing, Pekukuhan, Taman Mojosari, Jasem, Daplang, Minipark, Gotek’an dan Pos Yan Pacet.

Dan tolok ukur keberhasilan operasi Lilin 2017 ini di tandai dengan terwujudnya Kamseltibcar Lantas, menurunnya angka kejahatan, tersedianya kebutuhan dan stabilitas harga bahan pokok, serta tertanggulanginya dampak bencana alam “ Oleh karena itu, beberapa hal yang perlu saya tekankan untuk di pedomani dan dilaksanakan seluruh personel yang bertugas,” ujar Kapolres.

Seluruh personel, lanjut Kapolres harus bisa memetahkan seluruh potensi kerawanan dimasing masing wilayah. Dan tentukan cara bertindak yang melalui penyunsunan rencana operasi yang matang. Tingkatkan kewaspadaan dalam mencegah aksi terror dan kejahatan konvensional yang meresahkan dipusat keramaian, tempat ibadah, dan tempat-tempat lainnya.

Termasuk lakukan pendekatan dengan elemen masyarakat guna mencegah terjadinya aksi sweeping oleh ormas bila tetap terjadi, lakukan tindakan tegas dan profesional. Optimalkan penggelaran anggota di tengah masyarakat. Serta lakukan terobosan kreatif melalui rekayasa lalu lintas guna mengurai dan mengurangi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Maksimalkan peran Satgas pangan di masing masing daerah, guna mewujudkan stabilitas harga pangan dengan menggandeng instansi terkait. Perkuat sinergisitas Polisional dengan seluruhstakeholderr untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here