Potensi Pemuda Ditengah Hutan Lereng Gunung Wilis

IM.com – Hijaunya hutan lereng Gunung Wilis menyisakan historis bagi warga yang menempatinya, termasuk warga Desa Blimbing, Kecamatan Mojo. Sektor pertanian menjadi sumber pendapatan mayoritas warganya dan ini sudah berlangsung ratusan tahun lalu. Kamis (25/10/2018).

UPT PK (Pelatihan Kerja) Kediri menyorot perkembangan jaman, dunia kerja tidak hanya berkecimpung di dunia olah tani di hamparan lahan pertanian maupun perkebunan yang terletak di lereng Gunung Wilis. Bersama Kodim 0809/Kediri lewat TMMD, UPT PK menggali potensi SDM untuk menantang perubahan jaman dengan mendidik sekaligus melatih ketrampilan pemuda di desa ini.

Tangan dan mulut Ambar Prambudy Laksono menggiring pemuda-pemuda desa ini untuk memperhatikan potensi kayu untuk dimanfaatkan sebagai perlengkapan perkantoran. Kayu yang sudah berwujud balok-balok berukuran panjang dengan ketebalan beragam, diutarakan secara singkat tapi jelas.

Design bergambar dengan garis-garis dalam skala millimeter hingga centimeter, dijelaskan Ambar, dan bentuk atau rupa kayu yang sudah berwujud meja kantor, dipastikan berasal dari potongan-potongan kayu yang disatukan.


Peralatan kayu modern dan tradisional disatukan, pemuda-pemuda desa ini mencoba aksinya untuk membentuk potongan-potongan kayu dalam susunan yang terdesign sesuai gambar acuan. Kayu diukur dengan guritan pensil berdampingan dengan penggaris alumunium, dan gergaji disiapkan untuk memotong sesuai garis hitam yang sudah dicorat coret.

Dalam tempo 2 hari saja, meja dalam bentuk sempurna ditargetkan sudah ada didepan mata. Maha karya pemuda-pemuda Desa Blimbing terlihat berbeda tipis sesuai talenta dan skill yang dimiliki. Semua bentuk meja memang sama, tetapi ada sedikit perbedaan, dan perbedaan ini tidak lepas dari ketidaksempurnaan.

Ralat, sudah pasti diceploskan dari sosok Ambar sebagai instruktur dari UPT PK. Ralat dilakukan untuk menuju kesempurnaan design dan kesempurnaan inilah yang menjadikan si pembuat dinyatakan sukses melewati tantangan.

Salah satu pemuda, Sugeng, 21 tahun, warga RT 03 RW 01 Desa Blimbing, merasa senang atas keberadaan pelatihan ketrampilan yang mengarah pada kerja mandiri atau umum dikatakan wirausahawan. Bahan kayu, di Desa Blimbing memang mudah didapat dan ia sama sekali tidak kesulitan untuk mempraktekkannya sendiri dirumah.

Pelatihan ini tidak menutup kemungkinan bakal menelorkan bibit-bibit wirausahawan didesa yang terletak di lereng Gunung Wilis ini dan tidak mustahil salah satunya bakal menjadi orang sukses di sektor usaha kerajinan tangan berbahan kayu. (rem/uyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here