Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari (tengah) didampingi Sekdakot Harlisyati dan Ketua TP PKK Nur Chasanah menghadiri Rakernas XIV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Kota Semarang.

IM.com – Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari membuka peluang kerjasama dengan pemerintah daerah lain melalui Rakernas XIV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Kota Semarang. Walikota berharap, jaringan yang terbentuk dengan pemkot lain dapat meningkatkan pembangunan, khususnya di bidang infrastruktur, dalam penguatan otonomi daerah.

Walikota yang akrab disapa Ning Ita hadir sejak agenda Welcome Dinner, Selasa malam (2/7/2019). Esok harinya, Rabu (3/7/2019), Rakernas Apeksi XIV dibuka Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Ballroom Hotel PO Kota Semarang.

Rakernas Apeksi XIV ini mengusung tema “Penguatan alokasi anggaran pemerintah daerah, guna mendukung kemandirian daerah dalam rangka mengimplementasi pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia”.

Dalam sambutannya Tjahjo Kumolo menekankan Pemerintah Kota melalui Apeksi harus terus mengawal dan mendukung pencapaian pembangunan dalam program RPJMN karena hal itu penting dan untuk sinkronisasi antara pembangunan kota dan daerah. Mendagri menegaskan, Apeksi juga harus berperan aktif mendorong anggotanya untuk segera mengambil langkah-langkah penyesuaian terhadap rancangan RPJMN Tahun 2020-2025.


“Ini penting untuk penjabaran visi-misi RPJMN 2020-2025 ke dalam rancangan perubahan masing-masing RPJMD pemerintah kota, sehingga sinkronisasi pembangunan pusat-daerah berjalan dengan baik,” tuturnya.

Mendagri juga mengatakan dengan bertambahnya usia kota harus diiringi dengan semakin meningkatnya pelayanan kepada masyarakat.

“Kita juga harus bisa mempertahankan identitas daerah kita termasuk mempertahankan kearifan lokal. Dan dengan apeksi ini semoga dapat melahirkan ide dan terobosan untuk memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara,” tuturnya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sebagai tuan rumah penyelenggara menuturkan, tema besar tersebut dapat disikapi sebagai semangat untuk penguatan sinergitas stakeholder dalam pengembangan kota. 

“Pemerintah kota saat ini tidak dapat berdiri sendiri dalam pembangunan kota, melainkan harus bergerak bersama stakeholder lainnya. Sehingga dengan adanya seluruh pemerintah kota berkumpul di sini bisa saling menginspirasi,” ujar Hendi panggilan akrab wali kota Semarang.

Untuk itu, Hendi menekankan jika Rakernas Apeksi ini menjadi momentum penguatan sinergitas dan peleburan rivalitas antar pemerintah kota di Indonesia. Ia meyakini, kolaborasi antara pemerinta kota se-Indonesia akan memberi banyak manfaat bagi pembangunan dan penguatan otonomi daerah.

 “Sehingga dalam Rakernas Apeksi saat ini, semangat kebersamaan menjadi salah satu yang penting untuk ditonjolkan dalam berbagai kegiatannya,” terangnya.

Rakernas Apeksi akan berlangsung sampai Kegiatan Apeksi ini juga dirangkai dengan Indonesia City Expo (ICE XVII), Semarang Night Carnival (SNC) 2019 sekaligus memperingati HUT ke-472 Kota Semarang, penanaman pohon di Hutan Wisata Tinjomoyo, Ladies Program, dan Pemilihan Stan Pemkot Terbaik.

Dalam acara itu, Walikota didampingi Sekdakot Harlisyati dan Ketua TP PKK Nur Chasanah meninjau stand ICE yang menampilkan produk unggulan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari daerah peserta Apeksi. Malamnya, Ning Ita menghadiri Pawai Budaya Apeksi Semarang Night Carnival (SNC) yang disemarakkan parade kebudayaan dari berbagai daerah baik lokal maupun mancanegara. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here