Potongan rekaman kamera CCTV Toko Asyraf Hijab di Jalan Raya Pekukuhan, Mojosari, yang menunjukkan aksi pelaku mendekap meremas payudara karyawati toko dari belakang, Selasa (30/7/2019) sekitar pukul 20.18 WIB.

IM.com – Polisi mendalami aksi penjahat kelamin yang berkeliaran meremas payudara perempuan yang belakangan marak terjadi di Pekukuhan, Kecamatan Mojosari, Mojokerto. Penyelidikan dilakukan untuk mencari keberadaan pelaku berdasar bukti awal berupa rekaman CCTV di Toko Asyaraf Hijab, Pekukuhan-Mojosari.

Polisi menduga, pelaku remas payudara di dua tempat berbeda yang bersebelahan di Jalan Raya Pekukuhan (Toko Aysraf dan Apotek) adalah pria yang sama.

“Kami sudah melakukan olah TKP dan melihat rekaman CCTV untuk memulai penyelidikan dan menemukan pelakunya,” kata Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Sholihin Fery, Jumat (2/8/2019).

Sejauh ini, polisi hanya melakukan olah TKP di Toko Asyraf. Diberitakan sebelumnya, salah seorang karyawati toko jilbab ini menjadi korban terakhir aksi cabul pelaku remas payudara yang mengemuka ke publik kemarin. (Baca: Karyawati Toko Jilbab di Mojosari Jadi Korban Remas Payudara).


“Informasinya ada TKP lain. Kami masih dalami,” ujar AKP Solikhin Fery.

Sebelumnya pemilk toko Asyaraf Hijab, Septi (25) menyebutkan jika pembeli di minimarket yang terletak di seberang jalan tokonya juga pernah menjadi korban pelecehan serupa.

Meski sudah mengantongi bukti awal cukup kuat, polisi tetap menunggu pihak atau korban yang melapor. Sebab, kasus ini termasuk dalam delik aduan.

Kasus yang yang menimpa karyawati toko Asyaraf sejatinya sudah dilaporkan ke Polres Mojokerto oleh pemilik toko. Namun pihak keluarga korban tidak setuju dan mencabut laporan tersebut. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here