Pelaksanaan Shalat Tarawih perdana di Masjid Baiturrahman Pemkab Mojokerto, yang diikuti Bupati Ikfina Fahmawati dan Wabup Muhammad Albarraa, Senin (12/4/2021) malam.

IM.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto akan melaksanakan beberapa kegiatan selama bulan ramadan 1442 hijriyah tahun 2021. Antara lain dengan melakukan peninjauan ke beberapa masjid untuk memastikan penerapan protokol kesehatan selama pelaksanaan Shalat Tarawih dan ibadah lainnya.

Safari ramadhan ini sudah diawali saat pelaksanaan Shalat Tarawih perdana di Masjid Baiturrahman Pemkab Mojokerto, Senin (12/4/2021) malam. Kegiatan ini dihadiri Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan Wabup Muhammad Albarraa yang sekaligus ikut melaksanakan Shalat Tarawih berjamaah. (Baca juga: Ini 13 Butir Instruksi Walikota Mojokerto di Bulan Ramadhan).

Kegiatan berikutnya adalah safari ke Masjid Nurul Huda Desa Pakis Kecamatan Trowulan pada Mulai tanggal 19 April. Keesokan malamnya, penijauan ke Masjid Al Ikhlas Desa Sumberjati Kecamatan Jatirejo.

Kemudian pada 21 April meninjau pelaksanaan Tarawih di Masjid Jami’ Al Muttaqin Desa Brayublandong, Kecamatan Dawarblandong. Lalu dilanjutkan ke Masjid At Tauhid Desa Kesemen Kecamatan Ngoro pada 22 April.

Pada malam Nuzulul Quran, 26 April, Pemkab Mojokerto akan menggelar kegiatan buka puasa ulama umara, serta buka puasa bersama anak yatim di beberapa LKSA Khoiriyah Hasim dan LKSA Darul Aitam Sawahan, Kecamatan Mojosari.  Besok malamnya, safari ramadhan ke LKSA Muhammadiyah dan LKSA Babussalam Panggih Kecamatan Trowulan.

“Dapat kami laporkan bahwa tahun ini kita tidak melaksanakan safari ramadan, tapi kita ganti dengan kegiatan peninjauan protokol kesehatan di beberapa titik yang sudah kita jadwalkan di beberapa kecamatan. Di Masjid Baiturrohman Pemkab Mojokerto, kita juga akan melaksanakan salat tarawih berjamaah dengan OPD, salat dzuhur berjamaah disertai kajian Islami,” terang Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Didik Chusnul Yakin.

Bupati Ikfina Fahmawati sekaligus Ketua Satgas Covid-19, dalam kesempatan yang sama tak lupa meningatkan semua pihak untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama melaksanakan ibadah ramadan berjamaah. Demikian pula ihwal ketetapan jumlah jamaah hanya boleh maksimal 50 persen dari kapasitas masjid.

“Alhamdulillah kita bertemu kembali bulan suci ramadan, meski masih harus berjuang melawan pandemi Covid-19. Saya mohon agar tetap disiplin protokol kesehatan. Kita cuci tangan, jaga jarak dan pakai masker juga. Mari bersama kita yakini, ibadah ikhlas karena Allah SWT akan menambah imunitas kita,” tutur bupati.

Senada dengan bupati, Wabup Albarraa juga menyebut ramadan sebagai bulan istimewa sebagi kesempatan memperbaiki iman dan ketaqwaan. Wabup Barraa tak lupa juga agar ibadah tetap memperhatikan prokes.

“Ibadah di bulan ramadan akan menambah dan meningkatkan spiritualitas kita. Tapi tentunya harus menjaga keselamatan bersama, yakni taat protokol kesehatan,” tutur wabup yang akrab Gus Barraa. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here