Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Mojokerto Ikfina Fahmawati memberikan arahan pada acara sosialisasi kepada para kader PKK desa/kelurahan se-Kecamatan Mojosari di Kantor Kecamatan Mojosari, Selasa (28/9/2021).

IM.com – Warga lanjut usia akan mendapat prioritas vaksinasi Covid-19. Perlakuan khusus ini karena lansia memiliki risiko komorbid tinggi yang rentan tertular virus.

Prioritas vaksinasi Covid-19 kepada lansia dan warga yang memiliki komorbid sesuai arahan Kementerian Kesehatan RI. Angka kematian akibat Covid-19 juga didominasi pasien yang mengidap penyakit penyerta ini.

“Komorbid seperti diabetes melitus, hipertensi dan penyakit lainnya sangat rentan diderita oleh para warga kita yang lansia. Angka kesakitan dan kematian tinggi juga ada di kelompok rentan ini,” kata Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Mojokerto Ikfina Fahmawati dalam acara  sosialisasi kepada para kader PKK desa/kelurahan se-Kecamatan Mojosari di Kantor Kecamatan Mojosari, Selasa (28/9/2021).

Namun demikian, Ikfina juga menekankan kepada mereka agar tidak takut terhadap vaksin.  Bupati Mojokerto ini meyakinkan masyarakat dan khususnya para lansia untuk mengubah pola pikir (mindset) bahwa vaksinasi Covid-19 dijamin aman bahkan membawa banyak manfaat.


“Jadi, Jangan takut vaksin. Ayo ubah mindset tidak takut vaksin dengan berbagai alasan. Misalnya takut bahan vaksin tidak halal. Padahal Pemerintah sudah jamin ini aman dan halal,” tandasnya. (Baca: Ini Strategi Bupati Mojokerto Capai Target PPKM Turun Level 2 Awal Oktober).

Ikfina menerangkan rumpun Covid-19 yang masih satu keluarga dengan virus influenza yang umum. Mengapa influenza tidak perlu vaksin seperti Covid-19? Bupati menyebut karena Covid-19 jauh lebih berbahaya, dapat memicu kesakitan medis yang parah, hingga membahayakan nyawa penderitanya.

“Begitu pentingnya vaksin ini, hingga Pemkab nanti akan mempertimbangkan sanksi administratif apabila tidak mau vaksin. Rencana ini dituangkan dalam Perpres,” terangnya.

Terkait target cakupan vaksinasi, Ikfina menjelaskan, pihaknya akan berupaya keras mencapai 70 persen. Angka itu menjadi prasyarat untuk membentuk herd immunity.

“Vaksin ini harus selesai. Karena kalau tidak, PPKM kita masih akan terus berada di level 3. Padahal tempat wisata baru boleh dibuka kalau PPKM sudah bisa level 2, bersyukur kalau bisa level 1. Vaksinasi kita saat ini baru 40 persen dari target 862.14, padahal target untuk mencapai herd immunity adalah 70 persen,” tegasnya. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here