Mohammad Harits Dermawan (kelas 11) dan Ratu Maulia Ananda (kelas 12) sama-sama berhasil menyabet medali perunggu pada ajang Tae Kwondo ‘Gorontalo Internasional Virtual Championship 2021’.

IM.com – Duo siswa-siswi SMAN 1 Bangsal, Kabupaten Mojokerto menyabet medali di ajang Tae Kwondo ‘Gorontalo Internasional Virtual Championship 2021’. Mohammad Harits Dermawan (kelas 11) sama-sama berhasil menggondol medali perunggu, sedangkan temannya, Ratu Maulia Ananda (kelas 12) merebut medlai perak.

Ajang Tae Kwondo internasional di Gorontalo diikuti oleh 13 negara ini diselenggarakan secara virtual. Harits meraih medali perunggu setelah berhasil menjadi juara II di kategori Poomsae Individual Junior Male.

“Selama 1 bulan untuk mempersiapkan pertandingan ada sejak ada kabar bahwa ada pertandingan. Fisik, setelah itu gerakannya,” kata Harits.

Siswa kelahiran Sampang, 27 Maret 2005 itu mengaku gemar bela diri sejak anak-anak. Ia memiliki asa kecintaan dan prestasinya pada olah raga Tae Kwondo ini bisa mendorongnya menjadi seorang atlet dan polisi.


“Prestasi ini saya ingin jadi atlet, dan pengen daftar ke polisi. Sejak dari kelas 3 SD,” ujar Harits.

Sementara Ratu Maulia Ananda merebut medali perunggu pada kategori Poomsae Individual Junior Female di ajang yang sama. Pada kategori ini, ia bersaing dengan para junior Tae Kwondo dari ini 12 negara.

“Saya suka dan terjun ke cabor taekwondo sejak SD, sempat ke pencak silat tapi kembali lagi ke taekwondo. Inginnya jadi atlet taekwondo dan lulus bisa jadi Polwan. Alhamdulillah, di Bandung dan Gorontalo, saya dapat perunggu, yang di UNHAN Multisport dapat perak,” ujar anak bungsu pasangan Wida Sugianto dan Alm Sri Handayani ini. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here