Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memberikan buku Soekarno kepada Dirjen Direktur Kebudayaan Kemendikbudristek, Direktur Pengembangan Kebudayaan Kemendikbudristek RI sebagai wujud terima kasih telah diberi kepercayaan Kota Mojokerto menjadi tuan rumah Muhibbah Budaya dan Festiival Jalur Rempah 2022.

IM.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI menunjuk Kota Mojokerto untuk menjadi tuan rumah Festival Jalur Rempah 2022. Penunjukan tersebut tak lepas dari suksesnya kota pariwisata ini  menggelar Festival Jalur Rempah tahun 2021 lalu.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyambut baik kepercayaan dari Kemendikbudristek untuk menggelar Jalur Rempah tahun 2022. Apalagi, acara tersebut sejalan dengan memiliki visi Ning Ita, sapaan akrab kepala daerah perempuan itu, untuk menjadikan daerahnya sebagai kota pariwisata berbasis sejarah dan budaya.

“Saya siap menyambut dengan bangga kedatangan laskar rempah dalam agenda muhibah jalur rempah tahun 2022 di Kota Mojokerto,” ungkapnya usai menghadiri rapat koordinasi kegiatan Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah 2022 di Century Park Hotel Senayan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta pusat.

Ning Ita menyampaikan, Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah tahun 2022 yang digagas oleh Kemendikbudristek akan bekerjasama dengan TNI AL menggandeng kapal legendaris KRI Dewaruci. Tahun ini, rute Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah 2022 akan melewati Surabaya, Makassar, Baubau Buton, Ternate-Tidore, Banda Neira, Kupang.


“Dana mudah-mudahan penutupannya bisa digelar di Kota Mojokerto,” ujar Ning Ita.

Menurutnya, kekayaan rempah yang melimpah di tanah air ini menjadi salah satu warisan nenek moyang yang harus dilestarikan, bahkan dibangkitkan ke kejayaannya seperti masa lampau. Sementara Kota Mojokerto yang dilalui Sungai Brantas pernah memiliki peran sebagai jalur transportasi perdagangan rempah.

“Melalui Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah saya berharap kembali mengenalkan kepada masyarakat, terutama generasi muda akan kekayaan rempah di Indonesia. Dan melalui acara ini sukses menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” pungkasnya. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here