Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bersama Deputi Metodologi dan Informasi Statistik (MIS) Badan Pusat Statistik (BPS), Imam Machdi di ruang Satya Bina Karya (SBK), Pemkab Mojokerto, (11/7/2022).

IM.com – Dalam rangka mengembangkan satu data Indonesia, Pemerintah Kabupaten Mojokerto mendapat dukungan dari Badan Pusat Statistik (BPS). Ke depan, seluruh data terkait wilayah ini akan terkoneksi dan terintegrasi dalam satu basis.

Untuk menujukkan dukungan pengembangan satu data, Deputi Metodologi dan Informasi Statistik (MIS) Badan Pusat Statistik (BPS), Imam Machdi, melakukan kunker ke Pemkab Mojokerto, Senin (11/7/2022). Didampingi Kepala BPS Provinsi Jawa timur, Dadang Hardiwan dan kepala Diskominfo Provinsi Jawa Timur, Hudiono, kunker ini dalam rangka melaksanakan  Peraturan Presiden Nomor 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

Rombongan diterima langsung oleh Bupati Ikfina Fahmawati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko. Ikfina sangat mengapreasi kunjungan Deputi MIS BPS RI dalam mendukung dan meningkatkan program kerja Pemerintah Kabupaten Mojokerto.

“Mudah-mudahan membawa berkah untuk Kabupaten Mojokerto dan bisa semakin meningkatkan kinerja kita khususnya dalam bagaimana kita menyatukan dan mengolah data-data itu sebagian dari data kita untuk membuat sebuah kebijakan-kebijakan,” ucapnya.


Ikfina menilai, berkaca pada dinamika masyarakat yang begitu cepat, baik dari segi sosial, ekonomi, dan lainnya,  maka Pemkab Mojokerto perlu menampilkan akuntabilitas berbasis data kepada masyarakat.

“Data yang istilahnya rinci, data yang betul-betul update, dan data ini mewakili seluruh komponen yang ada,” ucapnya.

Ia menambahkan, ketika Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) sudah berjalan di Pemkab Mojokerto, maka Pemerintah daerah dalam membuat kebijakan kepada masyarakat pasti dapat dipertanggungjawabkan.

“Ketika kebijakan didukung oleh data yang akurat maka kebijakan ini adalah kebijakan yang berdata, bukan kebijakan yang dibuat ala kadarnya, karena ada data-data dan bisa disajikan,” tuturnya.

Selain itu, terkait dengan SPBE dan satu data Palapa, Pemkab Mojokerto akan terus berupaya untuk mengembangkan dengan berkaloborasi dan bersinergi dengan BPS Kabupaten Mojokerto

Selain itu, Ikfina juga menyatakan terus berkomitmen, dalam mengembangkan pemerintah berbasis elektronik, Pemkab Mojokerto akan menfasilitasi sarana dan prasarana digital dari pemerintah desa hingga ranah pendidikan.

“Jadi kita berproses, bagaimana kita terkoneksi dengan semua, Fiber optic kita juga pengerjaannya secara bertahap tetapi ini menjadi prioritas. Kita nanti akan berupaya sampai desa, pemerintah desa nanti terkoneksi dengan fiber optic termasuk juga semua tingkat pelayanan kesehatan dan juga sekolah-sekolah, setidaknya SMP dan SD juga terkoneksi,” pungkasnya. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here