Sekjen Petanesia Bung Sagara (tengah) bersama Ketua DPC Petanesia Mojokerto Muhammad Albarra atau Gus Barra (kiri) dan Ketua Panitia Rakernas II M Santoso.

IM.com – Mojokerto akan menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Pencinta Tanah Air (Petanesia) pada 5-7 Agustus 2022. Pengurus Petanesia se-Indonesia bersama sejumlah tokoh nasional mengagendakan konsolidasi persatuan dan kesatuan bangsa untuk mencegah perpecahan pada Pemilu dan Pilpres 2024.

Rakernas II mengusung tema ‘Mengobarkan Semangat KeBhinekaan untuk Indonesia’ akan digelar di Pondok Pesantren Kampus Institute KH Abdul Chalim, Mojokerto Jawa Timur, . Rapat ini merupakan kelanjutan dari agenda yang sama sebelumnya beberapa waktu lalu yang akan dihadiri 600 peserta dari perwakilan pengurus DPW dan DPC se-Indonesia.

Pencinta Tanah Air Indonesia atau Petanesia, sebuah ormas kebangsaan yang didirikan oleh Habib Luthfi Ali Bin Yahya, menggelar Rapat Kerja Nasional II DPP Petanesia, pada tgl  5-7 Agustus 2022.

Ketua Steering Commitee (SC) Rakernas II, Sagara menjelaskan, selain konsolidasi dan sinergitas lintas elemen untuk menjaga soliditas bangsa, rapat juga mengagendakan pelantikan pengurus dan membuat rencana kerja Petanesia. Menurut Sagara, agenda ini menjadi momen penting bagi Petanesia dalam memberikan kontribusi bagi negara dan bangsa.


Menurut Sagara, dalam menghadapi agenda besar rakyat Indonesia ini, Petanesia ingin turut memberi kontribusi, yakni menyatukan serta mengonsolidasikan seluruh elemen bangsa. Apalagi, dinamika politik kebangsaan mulai menghangat jelang tahun penyelenggaran Pemilu 2024.

“Ekskalasinya sudah mulai menghangat. Hari ini 1 Agustus dimulai pendaftaran partai politik peserta Pemilu 2024 di KPU,” kata pria yang akrab disapa Bung Sagara dalam siaran pers Media Center DPP Petanesia, Senin (1/8/2022).

Sagara mengatakan, berkaca pada pengalaman Pemilu dan Pilpres 201 lalu, sejumlah elemen bangsa terpecah-pecah karena perbedaan pandangan politik. Oleh karena itu, lahirnya Petanesia adalah untuk mencegah terjadinya perpecahan bangsa karena perbedeaan pandangan politik pada Pemilu  dan Pilpres 2024.

“Untuk mencegah hal itu, kami dari Petanesia ingin turut membantu mengonsolidasikan seluruh elemen bangsa agar pemilu 2024 nanti potensi perpecahan bisa diminimalisasi,” tandas Sekjen DPP Petanesia ini.

Sagara menambahkan, Petanesia juga akan berkonstribusi seoptimal ungkin untuk mengkonsolidasikan seluruh elemen bangsa dengan membawa misi menciptakan Pemilu 2024 yang aman dan damai. Sehingga perbedaan pendapat antar pendukung parpol maupun capres-cawapres yang lazim terjadi pada setiap pemilu tidak sampai meruncing dan memecah-belah kesatuan bangsa.

“Dinamika dalam perhelatan demokrasi itu tidak masalah dan itu lumrah. Namun setidaknya dinamika itu tidak mengarah pada perpecahan,” tandas pria yang menjadi Keluarga Besar Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya ini.

Untuk menguatkan komitmen itu, Sagara menyatakan, sejumlah tokoh nasional akan turut hadir pada Rakernas II Petanesia di Mojokerto. Mereka antara lain Habib Luthfi selaku pendiri Petanesia, Ketua Dewan Pembina BPIP Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR RI Puan Maharani.

Diagendakan hadir juga Kapolri Jenderal Sigit, Kepala BIN Budi Gunawan, Panglima TNI Jenderal Andika, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. Lalu, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Staf Presiden Moeldoko, Gubernur se-Jawa Bali, tokoh ulama serta tokoh masyarakat lainnya.

Ketua DPC Petanesia Mojokerto Muhammad Albarra menyambut baik agenda Rakernas II di Mojokerto. “Kami siap berkolaborasi dan mendukung penuh setiap kegiatan seluruh elemen bangsa dalam meneguhkan rasa cinta terhadap tanah air,” kata Wakil Bupati Mojokerto yang akrab disapa Gus Barra ini.

Sikap senada disampaikan Wakil Ketua Dewan Fatwa Kebangsaan DPP Petanesia Prof Dr KH Asep Saefuddin Chalim. Ia menilai, forum ini sebagai ajang untuk mengkonsolidasikan persatuan dan kesatuan bangsa.

Kiai Asep berpendapat, kondisi bangsa sekarang ini memerlukan ruang-ruang dialog kebangsaan. Diharapkan, forum tersebut dapat melahirkan gagasan nasional yang penuh dengan semangat kebersamaan dalam bingkai kekuatan nilai nilai luhur pancasila.

“Indonesia perlu membangun tatanan yang kuat dalam cara berpikir yang maju untuk masa depan bangsa yang berdaulat,” katanya.

Acara Rakernas II DPP Petanesia ini sengaja digelar di Bumi Majapahit demi menjiwai semangat Sumpah Palapa Maha Patih Gadjah Mada. Kegiatan ini juga akan diisi dengan pagelaran seni budaya nusantara dan pasar rakyat. (im)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here