Terungkap! Pelaku Curanmor di Sidoarjo Didominasi Residivis, Faktor Ekonomi Jadi Alasan Klasik yang Terus Berulang
ilustrasi. Polresta Sidoarjo kembalikan motor yang hilang kepada pemilik

inilahmojokerto.com – Lonjakan kejahatan jalanan di Sidoarjo kembali menjadi sorotan. Di balik puluhan kasus pencurian yang terungkap, tersimpan pola lama yang terus berulang: tekanan ekonomi dan pelaku residivis yang kembali terjerumus ke dunia kriminal.

Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, angka kejahatan 3C di Sidoarjo masih menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Data terbaru dari Polresta Sidoarjo mengungkap bahwa mayoritas kasus dipicu oleh faktor ekonomi, dengan pelaku yang didominasi residivis.

Dalam konferensi pers, Kapolresta Christian Tobing memaparkan, sepanjang Januari hingga April 2026, pihaknya berhasil mengungkap 36 kasus dengan total 43 tersangka.

Rinciannya, 16 kasus pencurian dengan pemberatan (curat), 2 kasus pencurian dengan kekerasan (curas), dan 18 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Modus yang digunakan terbilang klasik, mulai dari penggunaan kunci T, memanfaatkan kelalaian korban, hingga membobol rumah saat situasi sepi.

Namun di balik angka tersebut, tersimpan persoalan yang lebih kompleks. Banyak pelaku merupakan residivis yang kembali melakukan kejahatan setelah bebas. Hal ini menandakan masih adanya celah dalam proses pembinaan dan reintegrasi sosial.

Tekanan ekonomi yang tinggi serta stigma masyarakat membuat sebagian mantan narapidana kesulitan kembali ke kehidupan normal. Akibatnya, jalan pintas berupa tindakan kriminal kembali dipilih.

Polisi juga mengamankan 14 unit sepeda motor sebagai barang bukti, dengan 9 unit di antaranya telah dikembalikan kepada pemilik. Pengembalian ini menjadi harapan bagi korban untuk mendapatkan kembali rasa aman.

Kapolresta menegaskan bahwa penanganan kejahatan tidak cukup hanya dengan penegakan hukum. Dibutuhkan solusi yang menyentuh akar masalah, terutama aspek ekonomi dan sosial. (anto)

8

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini