SMA/SMK Mojokerto Lulus 100 Persen, Siswa Rayakan dengan Cara Sederhana Tanpa Konvoi
Di SMAN 1 Kutorejo, suasana kelulusan terasa hangat dan penuh syukur. Para siswa memilih merayakan dengan cara sederhana, tanpa konvoi maupun aksi berlebihan.

inilahmojokerto.com – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Mojokerto. Seluruh siswa kelas XII jenjang SMA dan SMK di wilayah ini dinyatakan lulus 100 persen pada pengumuman resmi yang digelar Selasa (5/5/2026).

Tingkat kelulusan sempurna diraih siswa SMA dan SMK di Mojokerto Raya pada tahun ajaran 2026. Capaian ini menjadi kabar menggembirakan sekaligus membanggakan bagi dunia pendidikan daerah.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto, Pinky Hidayati, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil tersebut.

“Alhamdulillah, untuk siswa SMA/SMK di Mojokerto Raya semuanya lulus seratus persen,” ujarnya.

Meski menjadi momen yang ditunggu-tunggu, perayaan kelulusan tahun ini berlangsung lebih tertib. Para siswa diimbau untuk tidak melakukan konvoi, arak-arakan, maupun aksi corat-coret seragam yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Pengumuman kelulusan dilakukan secara daring melalui laman resmi sekolah dan grup komunikasi wali kelas. Langkah ini diambil untuk mencegah kerumunan serta menghindari euforia berlebihan.

“Para siswa kami imbau menerima pengumuman dengan didampingi orang tua di rumah,” tambah Pinky.

Di SMAN 1 Kutorejo, suasana kelulusan terasa hangat dan penuh syukur. Para siswa memilih merayakan dengan cara sederhana, tanpa konvoi maupun aksi berlebihan.

Sebagian siswa terlihat merayakan dengan makan bersama di warung atau menggelar pertemuan kecil di kafe bersama teman-teman.

“Teman-teman ada yang melanjutkan kuliah dan ada yang ingin bekerja membantu orang tua,” ujar salah satu siswi, menggambarkan beragam rencana setelah lulus.

Kelulusan ditentukan berdasarkan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ), yang dikombinasikan dengan nilai rapor semester 1 hingga 6 serta penilaian sikap. Seluruh komponen tersebut dirangkum dalam daftar kumpulan nilai (DKN).

Setelah pengumuman, siswa yang dinyatakan lulus akan menerima Surat Keterangan Lulus (SKL) sebagai dokumen sementara sebelum ijazah resmi diterbitkan.

SKL menjadi dokumen penting bagi lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja.

Di balik angka kelulusan 100 persen, tersimpan cerita perjuangan para siswa. Sebagian siap melanjutkan ke bangku kuliah, sementara lainnya memilih langsung bekerja demi membantu ekonomi keluarga. (kim)

10

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini