sebanyak 3.489 UMKM makanan dan minuman di Kota Mojokerto telah mendapatkan fasilitasi sertifikasi halal
Hingga kini, sebanyak 3.489 UMKM makanan dan minuman di Kota Mojokerto telah mendapatkan fasilitasi sertifikasi halal. Program dilakukan bertahap mulai Kecamatan Magersari, Kranggan, hingga Prajurit Kulon.

inilahmojokerto.com – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi pelaku UMKM makanan dan minuman di Sunrise Mall Mojokerto, Rabu (13/5/2026). Kegiatan digelar bersama BPJPH Jawa Timur dan dirangkai dengan coaching clinic perizinan usaha bertajuk Saleha (Sadar Legalitas Usaha).

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan sertifikasi halal bukan hanya kewajiban regulasi, tetapi juga bentuk tanggung jawab pelaku usaha dalam memberikan jaminan produk kepada konsumen.

“Masyarakat berhak mendapatkan kepastian atas produk yang mereka konsumsi,” ujarnya.

Hingga kini, sebanyak 3.489 UMKM makanan dan minuman di Kota Mojokerto telah mendapatkan fasilitasi sertifikasi halal. Program dilakukan bertahap mulai Kecamatan Magersari, Kranggan, hingga Prajurit Kulon.

Tak hanya sektor makanan, Pemkot Mojokerto juga mulai memfasilitasi sertifikasi halal untuk produk nonmakanan seperti batik dan alas kaki.

Selain itu, Pemkot juga tengah menyiapkan katalog produk lokal agar UMKM dapat mengakses belanja pengadaan barang dan jasa pemerintah daerah.

Program tersebut mendapat respons positif dari pelaku usaha. Sri Nani Susanti, pedagang sambelan asal Kota Mojokerto, mengaku terbantu karena proses pengurusan dinilai mudah dan tidak rumit.

“Ternyata tidak ribet, cukup membawa KTP dan NIB. Sangat membantu bagi kami yang kurang paham sistem online,” katanya.

Melalui program ini, Pemkot Mojokerto berharap UMKM lokal semakin berkembang, memiliki daya saing, dan mampu memperluas pasar produk halal. (uyo)

4

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini