
inilahmojokerto.com – Nasib apes dialami seorang pemuda asal Kota Surabaya yang diduga hendak mencuri sepeda motor di wilayah Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Pelaku bernama Ananda Rahadian Arsanata (21), warga Donowati, Kelurahan Sukomanunggal, Kota Surabaya, tertangkap warga dan menjadi sasaran amuk massa setelah aksinya kepergok pemilik kendaraan.
Peristiwa terjadi pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di depan rumah seorang warga bernama Kasiati di Desa Ngoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
Saat itu, korban Nur Saidah (54), warga Dusun Sukorejo, Desa Lolawang, Kecamatan Ngoro, datang ke rumah temannya untuk bertakziah. Korban memarkir sepeda motor Yamaha NMax bernomor polisi S 4484 NCG di depan halaman rumah tersebut.
Namun, ketika berada di dalam rumah, korban melihat seseorang berusaha membawa kabur motornya. Menyadari kendaraannya hendak dicuri, korban langsung berteriak meminta pertolongan warga.
Teriakan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah warga kemudian mengejar pelaku yang berusaha melarikan diri. Tak berselang lama, pelaku berhasil ditangkap dan diamankan secara beramai-ramai.
Emosi warga yang memuncak membuat pelaku sempat menjadi sasaran kemarahan massa sebelum akhirnya petugas kepolisian tiba di lokasi dan mengamankannya.
Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwadi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, pelaku berhasil diamankan setelah lebih dahulu ditangkap warga.
“Pelaku diamankan warga setelah diduga melakukan percobaan pencurian sepeda motor. Selanjutnya kami bawa ke Polsek Ngoro untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Heru, Senin (20/7/2026).
Ia menjelaskan, korban saat itu sedang bertakziah ke rumah temannya dan memarkir kendaraan di depan rumah. Ketika melihat motornya hendak dibawa kabur, korban langsung berteriak sehingga warga berdatangan dan melakukan pengejaran.
Polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku guna mendalami kemungkinan keterlibatan dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor maupun aksi serupa di lokasi lain.
“Kami masih melakukan pendalaman untuk mengungkap apakah pelaku beraksi seorang diri atau terkait dengan jaringan tertentu,” tambahnya.
Kasus tersebut kini ditangani Unit Reskrim Polsek Ngoro untuk proses penyidikan lebih lanjut.










































